Jumat, 23 Oktober 2026
20:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Eka Supria Atmaja

Eka Supria Atmaja

politikus Indonesia

Bagikan:
Eka Supria Atmaja
250px-Bupati_Bekasi_Eka_Supria_Atmaja.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bupati Bekasike-14
Masa jabatan
12 Juni 2019 –11 Juli 2021
Pelaksana Tugas: 18 Oktober 2018 – 12 Juni 2019
PresidenJoko Widodo
GubernurRidwan Kamil
WakilAkhmad Marjuki
(sejak 27 Oktober 2021)
PendahuluNeneng Hassanah Yasin
PenggantiAkhmad Marjuki (Plt.)
Dani Ramdan (Pj.)
Dedy Supriyadi (Pj.)
Ade Kuswara Kunang
Wakil Bupati Bekasike-6
Masa jabatan
22 Mei 2017 –18 Oktober 2018
PresidenJoko Widodo
Gubernur
BupatiNeneng Hassanah Yasin
PendahuluRohim Mintareja
PenggantiAkhmad Marjuki
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi
Masa jabatan
28 Agustus 2014 –15 September 2016
PresidenJoko Widodo
GubernurAhmad Heryawan
BupatiNeneng Hassanah Yasin
PendahuluMustakim (Partai Demokrat)
PenggantiSunandar (Partai Golongan Karya)
Informasi pribadi
Lahir9 Februari 1973
Meninggal11 Juli 2021(2021-07-11) (umur 48)
Sebab kematianCOVID-19
Partai politikPartai Golongan Karya (–2021)
Suami/istriKholilah
HubunganAsep Surya Atmaja (adik)
PendidikanUniversitas Borobudur
PekerjaanPolitisi

Eka Supria Atmaja (9 Februari 1973 – 11 Juli 2021) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Bekasi antara tahun 2019 hingga 2021. Eka juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Kabupaten Bekasi sejak 2019 hingga kematiannya menggantikan Neneng Hassanah Yasin, yang menjalani putusan pengadilan Tipikor di Lapas Sukamiskin, Bandung.[1]

Pada 11 Juli 2021 malam, Eka meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, karena terinfeksi COVID-19.[2]

Pendidikan

bagian biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis.

Karier sebelum menjadi Bupati Bekasi

Sebelum menjadi Wakil Bupati Bekasi, Eka pernah menjabat sebagai Kepala Desa Waluya pada tahun 2001 hingga 2013.[3]

Eka juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari tahun 2014 hingga 2016. Hingga akhirnya pada Pilkada Bekasi 2017, Eka maju sebagai calon Wakil Bupati Bekasi bersama Neneng Hassanah Yasin sebagai Calon Bupati Bekasi untuk periode 2017–2022. Eka dan Neneng berhasil memenangkan Pilkada Bekasi 2017 dan resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi pada 22 Mei 2017.

Setelah setahun menjabat sebagai Wakil Bupati Bekasi, Eka diangkat oleh Mendagri Tjahjo Kumolo untuk mengisi kekosongan kursi Bupati Bekasi yang ditinggalkan Neneng Hassanah Yasin karena sedang menjalani proses hukum dengan KPK terkait kasus suap proyek Meikarta. Eka resmi menjadi Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, setelah dilantik oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Kota Bandung pada 18 Oktober 2018.

Referensi

  1. ↑ Bupati Bekasi Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Secara Aklamasi, diakses 21 April 2021.
  2. ↑ Isal Mawardi (11 Juli 2021). "Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal karena Corona". detikcom. Diakses tanggal 11 Juli 2021.
  3. 1 2 Profil Eka Supria Atmaja, diakses 21 April 2021.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Neneng Hassanah Yasin
Bupati Bekasi
2019–2021
(Pelaksana tugas: 2018–2019)
Diteruskan oleh:
Ade Kuswara Kunang
Didahului oleh:
Rohim Mintareja
Wakil Bupati Bekasi
2017–2018
Diteruskan oleh:
Akhmad Marjuki
Didahului oleh:
Mustakim
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
2014–2016
Diteruskan oleh:
Sunandar
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Neneng Hassanah Yasin
Ketua DPD Partai Golkar Bekasi
2019–2021
Diteruskan oleh:
Akhmad Marjuki


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan