Minggu, 01 November 2026
03:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Efek Raman

Efek Raman

Bagikan:
250px-Setup_Raman_Spectroscopy_adapted_from_Thomas_Schmid_and_Petra_Dariz_in_Heritage_2%282%29_%282019%29_1662-1683.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengaturan Spektroskopi Raman diadaptasi dari Thomas Schmid dan Petra Dariz di Heritage 2(2) (2019) 1662-1683

Efek Raman /ˈrɑːmən/ adalah serakan inelastik dari sebuah foton setelah bersinggungan dengan sebuah materi. Efek tersebut ditemukan oleh C. V. Raman dan K. S. Krishnan (yang merupakan seorang murid dari C.V. Raman) dalam benda cair,[1] dan secara terpisah oleh Grigory Landsberg dan Leonid Mandelstam dalam benda kristal.[2] Efek tersebut telah diprediksi secara teorial oleh Adolf Smekal pada 1923.[3]

Referensi

  1. ↑ Raman, C. V. (1928). "A new radiation". Indian J. Phys. 2: 387–398. Diakses tanggal 14 April 2013.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Landsberg, G.; Mandelstam, L. (1928). "Eine neue Erscheinung bei der Lichtzerstreuung in Krystallen". Naturwissenschaften. 16 (28): 557. Bibcode:1928NW.....16..557.. doi:10.1007/BF01506807.
  3. ↑ Smekal, A. (1923). "Zur Quantentheorie der Dispersion". Naturwissenschaften. 11 (43): 873–875. Bibcode:1923NW.....11..873S. doi:10.1007/BF01576902.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan