Rabu, 14 Oktober 2026
09:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Edwin Cameron

Edwin Cameron

Bagikan:
Edwin Cameron
250px-Edwin_Cameron_in_robes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hakim Dewan Konstitusional Afrika Selatan
Mulai menjabat
1 Januari 2009
Ditunjuk olehPresiden Kgalema Motlanthe
Hakim Supreme Court of Appeal
Masa jabatan
Juli 2000 –31 Desember 2008
Ditunjuk olehPresiden Thabo Mbeki
Pelaksana Jabatan Hakim Dewan Konstitusional Afrika Selatan
Masa jabatan
Agustus 1999 –Mei 2000
Hakim Divisi Lokal Witwatersrand
Masa jabatan
1 Januari 1995 –Juli 2000
Ditunjuk olehPresiden Nelson Mandela
Informasi pribadi
Lahir15 Februari 1953 (umur 73)
AlmamaterUniversitas Stellenbosch
Keble College, Oxford
Universitas Afrika Selatan

Edwin Cameron (kelahiran 15 Februari 1953 di Pretoria) adalah seorang hakim pada Dewan Konstitusional Afrika Selatan.[1] Ia dikenal karena aktivisme HIV/AIDS dan hak asasi gay-nya dan menyebut Nelson Mandela sebagai "salah satu pahlawan baru Afrika Selatan".[2]

Kehidupan awal

Cameron lahir di Pretoria. Ayahnya ditahan karena tabrakan mobil dan ibunya tidak memiliki daya untuk mendukungnya. Ia menjalani masa kecilnya sebagai anak yatim di Queenstown.[3] Kakak perempuannya terbunuh ketika Cameron berusia sembilan tahun.

Publikasi

  • Witness to AIDS, Tafelberg, Cape Town: 2005.
  • Justice: A Personal Account, Tafelberg, Cape Town: 2014.

Referensi

  1. ↑ "Justice Edwin Cameron profile", Constitutional Court of South Africa.
  2. ↑ "Edwin Cameron", Media AIDS.
  3. ↑ Cameron, Edwin (2014). Justice: A Personal Account. Tafelberg.
  4. Steyn, Richard (5 Maret 2014). "Justice Edwin Cameron, an activist". Financial Mail.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. http://fireintheblood.com/the-contributors

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan