Jumat, 16 Oktober 2026
14:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Eduard Heine

Eduard Heine

Bagikan:
Eduard Heine
Heinrich_Eduard_Heine_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Heinrich Eduard Heine
Lahir(1821-03-16)16 Maret 1821
Meninggal21 Oktober 1881(1881-10-21) (umur 60)
AlmamaterUniversitas Berlin
Dikenal karenaKekontinuan seragam
Teorema Heine–Borel
Karier ilmiah
BidangMatematikawan
Tempat kerjaUniversitas Bonn
Universitas Halle
Enno Dirksen
Martin Ohm

Heinrich Eduard Heine (16 Maret 1821 – 21 Oktober 1881) adalah seorang matematikawan Jerman.

Heine dikenal atas hasil karyanya mengenai fungsi khusus dan dalam analisis riil. Secara khusus, ia menulis sebuah risalah penting tentang harmonik sferis dan fungsi Legendre (Handbuch der Kugelfunctionen). Ia juga meneliti deret hipergeometrik dasar. Ia memperkenalkan rumus Mehler–Heine.

Biografi

Heinrich Eduard Heine lahir pada tanggal 16 Maret 1821 di Berlin, sebagai anak kedelapan dari bankir Karl Heine dan istrinya Henriette Märtens. Eduard pada awalnya menempuh pendidikan di rumah, lalu belajar di Friedrichswerdersche Gimnasium dan Gimnasium Köllnische di Berlin.[1] Pada tahun 1838, setelah lulus dari gimnasium, ia mendaftar di Universitas Berlin, tetapi kemudian pindah ke Universitas Göttingen untuk mengikuti kuliah matematika dari Carl Friedrich Gauss dan Moritz Stern. Pada tahun 1840, Heine kembali ke Berlin, di mana ia belajar matematika di bawah bimbingan Peter Gustav Lejeune Dirichlet, sembari juga mengikuti kelas dari Jakob Steiner dan Johann Franz Encke. Pada tahun 1842, ia dianugerahi gelar Ph.D. oleh Universitas Berlin untuk tesisnya mengenai persamaan diferensial yang diajukan dengan Enno Dirksen dan Martin Ohm sebagai pembimbing. Heine mendedikasikan tesis doktoralnya kepada profesornya, Gustav Dirichlet. Selanjutnya, ia pergi ke Universitas Königsberg untuk berpartisipasi dalam seminar matematika dari Carl Gustav Jacobi, sembari juga mengikuti kelas fisika matematis dari Franz Ernst Neumann. Di Königsberg, Heine berkenalan dengan sesama mahasiswa Gustav Kirchhoff dan Philipp Ludwig von Seidel.[2]

Pada tahun 1844, Heine mengambil posisi mengajar di Universitas Bonn, menyelesaikan habilitasi dan mulai menjadi seorang privatdozent. Ia melanjutkan penelitian matematikanya di Bonn dan, pada tahun 1848, dipromosikan menjadi profesor luar biasa. Pada tahun 1850, ia menikah dengan Sophie Wolff, putri seorang pedagang Berlin; pasangan ini memiliki lima orang anak, empat putri dan satu putra. Pada tahun 1856, Heine pindah dan menjabat sebagai profesor penuh ke Universitas Halle, di mana ia menetap di sana selama sisa hidupnya. Dari tahun 1864 hingga 1865, ia menjabat sebagai rektor universitas tersebut. Pada tahun 1875, Universitas Göttingen menawarinya kursi profesor matematika tetapi ia memutuskan untuk menolak tawaran tersebut dan tetap di Halle. Pada tahun 1877, pada peringatan seratus tahun kelahiran Gauss, ia dianugerahi Medali Gauss untuk penelitiannya.[2] Eduard Heine meninggal dunia pada 21 Oktober 1881 di Halle.[2]

Karya terpilih

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Narins, Brigham (2001). World of mathematics. Gale Group. hlm. 289. ISBN 978-0-7876-5064-3.
  2. 1 2 3 Goebel, M.; Ka Richter; H. Schlosser. "Heinrich Eduard Heine (1821–1881)". Universitas Halle. Diakses tanggal 2011-12-07.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan