Rabu, 28 Oktober 2026
17:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Maklumat-maklumat Asoka

Maklumat-maklumat Asoka

Bagikan:
250px-Asokalumbini.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiang Asoka di Lumbini, Nepal.
250px-EdictsOfAshoka.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran maklumat-maklumat Asoka.

Maklumat-maklumat Asoka adalah 33 teks[1] yang diperkenalkan dan disebarkan di seluruh Dinasti Maurya pada masa kekuasaan Asoka pada abad ke-3 SM di Pilar-Pilar Asoka dan juga di batu dan dinding gua. Raja Asoka (berkuasa 268-232 SM) sebelumnya telah pindah agama menjadi Buddha dan ingin menyebarkan ajaran Buddha dan Dharma di kerajaannya.

Maklumat-maklumat ini ditulis dalam berbagai bahasa dan aksara rakyat Maurya dan mengumumkan "Kekuasaan Dharma" di setengah wilayah utara anak benua India serta wilayah Afganistan dan Pakistan. Di kawasan timur dan tengah, maklumat ini ditulis dalam bahasa Magadhi dan aksara Brahmi. Di barat laut (Gandhara) telah ditemukan maklumat yang ditulis dalam aksara Kharoshthi dan dalam bahasa Yunani dan bahasa Aram.

Maklumat-maklumat Asoka menyatakan bahwa Asoka mengikuti filsafat Buddha dan dharma. Tulisan-tulisan di dalam tiang-tiang Asoka menjelaskan upayanya untuk mengembangkan dharma di kerajaannya. Walaupun Buddhisme dan Buddha Gautama juga disebutkan, maklumat-maklumat ini berfokus pada aspek sosial dan moral daripada praktik keagamaan khusus atau dimensi filosofis Buddhisme. Maklumat-maklumat ini dapat ditemukan di tempat-tempat umum agar dapat dibaca oleh rakyat.

Catatan kaki

Bacaan lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan