Jumat, 30 Oktober 2026
03:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Natrium kalsium edetat

Natrium kalsium edetat

senyawa kimia

Bagikan:
Natrium kalsium edetat
250px-Sodium_calcium_edetate.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangKalsium dinatrium versenat
Nama lainedetat kalsium dinatrium
AHFS/Drugs.commonograph
Rute
pemberian
IV, IM
Kode ATC
Pengenal
  • Kalsium dinatrium 2-[2-[bis(karboksilatometil)amino]etil-(karboksilatometil)amino]asetat
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
Nomor EE385 (antioksidan, ...) Sunting di Wikidata
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.000.482 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC10H12CaN2Na2O8
Massa molar374,27 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • C(CN(CC(=O)[O-])CC(=O)[O-])N(CC(=O)[O-])CC(=O)[O-].[Na+].[Na+].[Ca+2]
  • InChI=1S/C10H16N2O8.Ca.2Na/c13-7(14)3-11(4-8(15)16)1-2-12(5-9(17)18)6-10(19)20;;;/h1-6H2,(H,13,14)(H,15,16)(H,17,18)(H,19,20);;;/q;+2;2*+1/p-4
  • Key:SHWNNYZBHZIQQV-UHFFFAOYSA-J

Natrium kalsium edetat (natrium kalsium EDTA), juga dikenal dengan nama edetat kalsium dinatrium, adalah obat yang digunakan untuk mengatasi keracunan timbal,[1] termasuk keracunan jangka pendek dan panjang.[2] Untuk penyakit ensefalopati timbal, obat ini biasanya digunakan bersamaan dengan dimerkaprol.[2] Obat ini tampaknya tidak bermanfaat untuk keracunan tetraetiltimbal.[2] Obat ini disuntikkan ke dalam pembuluh darah atau otot.[1]

Efek samping yang bisa muncul adalah rasa sakit di lokasi suntikan.[2] Efek samping lainnya adalah masalah pada ginjal, diare, demam, sakit di otot dan tekanan darah rendah.[1] Untuk pengguna yang sedang hamil, manfaat obat ini lebih besar daripada risikonya.[2] Natrium kalsium edetat tergolong dalam kelompok obat khelasi.[2] Obat ini terdiri dari garam edetat dengan dua atom natrium dan satu atom kalsium.[3] Obat ini mengikat sejumlah logam berat agar dapat dikeluarkan dari tubuh lewat urin.[2]

Natrium kalsium edetat mulai digunakan secara medis di Amerika Serikat pada tahun 1953.[2] Obat ini termasuk dalam Daftar Obat-Obatan Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[4] Di Amerika Serikat biayanya berkisar antara 50 hingga 100 USD.[5]

Edetat dinatrium merupakan formulasi lain yang tidak memiliki efek yang sama dengan obat ini.[2]

Kegunaan medis

Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi keracunan timbal.[1] Obat ini dapat menjadi alternatif sukimer untuk menangani kondisi tersebut.[2]

Obat ini juga dapat dipakai untuk mengatasi keracunan plutonium.[6]

Referensi

  1. 1 2 3 4 WHO Model Formulary 2008 (PDF). World Health Organization. 2009. hlm. X. ISBN 9789241547659. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Januari 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Edetate Calcium Disodium". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Januari 2017. Diakses tanggal 8 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Kasture, Dr A. V. (2008). Pharmaceutical Chemistry - I (dalam bahasa Inggris). Pragati Books Pvt. Ltd. hlm. 16.11. ISBN 9788185790121. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-01-16.
  4. ↑ "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Hamilton, Richart (2015). Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition. Jones & Bartlett Learning. hlm. 471. ISBN 9781284057560.
  6. ↑ Flanagan, Robert; Jones, Alison; Maynard, Robert L. (2003). Antidotes: Principles and Clinical Applications (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 47. ISBN 9780203485071. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-01-16.
Ikon rintisan

Artikel bertopik farmasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan