Senin, 02 November 2026
23:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Ernst Verwiebe

Bagikan:

Ernst Verwiebe
Ephorus HKBP ke-5
GerejaHuria Kristen Batak Protestan
Awal masa jabatan
1936
Masa jabatan berakhir
1940
PendahuluPdt. P. Landgrebe
PenerusPdt. K. Sirait
Informasi pribadi
Lahir(1901-06-12)12 Juni 1901
Münster, Prusia
(sekarang Jerman)
Meninggal15 Agustus 1961(1961-08-15) (umur 60)
Bielefeld, Jerman Barat
(sekarang Jerman)
KewarganegaraanJerman
DenominasiProtestan (Lutheran)

Pdt. Dr. Ernst Verwiebe (12 Juni 1901 – 15 Agustus 1961) adalah Ephorus ke-5 Huria Kristen Batak Protestan. Ernst Verwiebe merupakan pendeta misionaris asal Jerman, Rheinische Missionsgesellschaft yang ditunjuk untuk menggantikan Pdt. P. Landgrebe sebagai Ephorus HKBP di usianya yang masih muda, 35 tahun.[1]

Kisah hidup

Pdt. Dr. Ernst Verwiebe merupakan pendeta RMG yang memiliki keahlian di bidang kepemudaan. Pada tanggal 24 Mei 1926 Konferensi Pemuda Batak di Sipoholon Tarutung mengusulkan agar HKBP meminta seorang Jeugdleider (Pendeta khusus pemuda) diundang dari Barmen, Jerman. Usul tersebut kemudian disampaikan dalam Sinode Agung HKBP tahun 1927 sehingga HKBP meminta seorang tenaga khusus dari Rheinishe Mission Gesellschaft (RMG) yang kemudian mengutus Dr. Ernst Verwiebe untuk melayani di HKBP.[2] Pada bulan Juni di tahun yang sama, pemuda HKBP telah melakukan kegiatan kepemudaan yang dipimpin oleh Pdt. Dr. E. Verwiebe. Hasil kerja keras pelayanan Verwiebe pun berbuah yang pada awalnya bernama Naposobulung Kristen Batak (NKB) kemudian berubah nama menjadi Naposobulung Huria Kristen Batak Protestan (NHKBP) pada Konferensi NHKBP pertama yaitu tanggal 23-26 Juni 1952 dan disahkan pada Sinode Agung HKBP tanggal 26-28 November 1952.[3]

Pada tahun 1940, Jerman mengalami kekalahan pada Perang Dunia II, akibatnya Belanda (termasuk dalam negara Sekutu) mengusir seluruh misionaris Jerman. Hal itulah yang menandai berakhirnya masa jabatan Ephorus Verwiebe dan pelayanan misionaris-misionaris Jerman lainnya di Indonesia.[4]

Referensi

  1. ↑ "Ernst Verwiebe: Missionaris (1901 - 1961) | Biography, Facts, Information, Career, Wiki, Life". peoplepill.com. Diakses tanggal 2023-06-09.
  2. ↑ Panggilan Untuk Berbuah, Buku Kenangan Jubileum 50 Tahun NHKBP. Pearaja Tarutung: Kantor Pusat HKBP. 1977. hlm. 12.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Almanak HKBP 2020, Percetakan HKBP, 2020
  4. ↑ hariansib.com (2016-07-10). "Dirgahayu 70 Tahun Kemandirian HKBP (10 Juli 1940-10 Juli 2016)". Sinar Indonesia Baru - HarianSIB.com. Diakses tanggal 2023-06-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan