Jumat, 30 Oktober 2026
01:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
E. P. Thompson

E. P. Thompson

Bagikan:
E. P. Thompson
250px-E_P_Thompson_at_1980_protest_rally.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
E P Thompson pada rapat umum protes 1980
Lahir(1924-02-03)3 Februari 1924
Oxford, Britania Raya
Meninggal28 Agustus 1993(1993-08-28) (umur 69)
Worcester, Britania Raya
PekerjaanSejarawan, penulis

Edward Palmer "E. P." Thompson (3 Februari 1924 – 28 Agustus 1993) adalah seorang sejarawan, penulis, dan sosialis Britania. Ia dikenal karena menulis mengenai sejarah pergerakan radikal Britania pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19, seperti The Making of the English Working Class (1963). Ia juga menulis biografi William Morris (1955) dan William Blake (1993). Selain itu, ia menerbitkan novel The Sykaos Papers dan kumpulan puisi.

Thompson adalah salah satu intelektual utama di Partai Komunis Britania Raya. Walaupun ia keluar dari partai pada tahun 1956 setelah invasi Soviet ke Hungaria, ia tetap menjadi sejarawan yang bertradisi Marxis, dan mengajak perlawanan terhadap Stalinisme sebagai awal restorasi komunis.[1] Ia berperan penting dalam pergerakan Kiri Baru pertama di Britania pada akhir tahun 1950-an. Ia juga banyak mengkritik pemerintahan yang berpartai buruh pada tahun 1964–70 dan 1974–79.

Catatan kaki

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan