Selasa, 29 September 2026
14:39 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Duyvis

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)

Duyvis adalah sebuah merek makanan ringan asin, kacang tanah, dan buah geluk asal Belanda. Saus celup juga dijual dengan merek Duyvis.

Sejarah

Nama Duyvis telah eksis sejak abad ke-16 di Zaanstreek.[1] Pada tahun 1806, Teewis Duyvis (1757–1832), seorang anggota keluarga anabaptis asal Oostzaandam mendapat warisan dari pamannya berupa kincir angin penggiling De Ooijevaar [nl] di dekat Zaanse Schans. Kincir angin penggiling tersebut dibangun pada tahun 1670 dan masih beroperasi. Kincir angin penggiling digunakan dalam proses produksi pakan ternak, dengan produk samping berupa minyak biji rami. Pada tahun 1850, cucu Teewis, yang juga bernama Teewis (1825–1875), resmi mengambil alih perusahaan ini. Perusahaan ini pun memperbanyak jumlah kincir angin penggilingnya dan mulai memakai nama Teewis Duyvis Jansz. Pada suatu waktu, Duyvis memiliki tujuh kincir angin, yang terutama terletak di Koog aan de Zaan.

Pada tahun 1880, Ericus Gerardus Duyvis, anak Teewis, membangun sebuah pabrik minyak uap dan terutama masih memproduksi pakan ternak. Pada tahun 1908, perusahaan ini mulai mengekspor minyak biji rami, dan pada tahun 1920, perusahaan ini mulai memurnikan minyak. Antara tahun 1920 dan 1930, perusahaan ini adalah eksportir minyak terbesar di Belanda. Selama krisis, pendapatan perusahaan ini menurun dan perusahaan ini pun mulai memproduksi minyak salad untuk dijual secara ritel. Selama Perang Dunia II, produksi minyak menurun karena perusahaan ini tidak dapat mengimpor bahan baku yang diperlukan. Perusahaan inipun beralih memproduksi minyak sayur lain dan meningkatkan fokusnya di pasar ritel dengan menjual produk bermerek, seperti Mayolande yang dijual dengan merek Bénénuts.

Pada tahun 1958, perusahaan ini mendapat gelar koninklijke hingga tahun 1961, saat gelar tersebut diambil alih oleh Akzo. Pada tahun 1987, Duyvis diambil alih oleh Douwe Egberts. Pada tahun 1991, sebuah pabrik baru dibangun di lokasi yang sama saat Teewis Duyvis memulai perusahaan ini pada tahun 1806, dan Duyvis pun menjadi merek kacang tanah dan buah geluk terbesar di Belanda. Pada tahun 2006, Douwe Egberts (anak usaha Sara Lee) resmi menjual Duyvis ke PepsiCo.[2]

Pada tahun 2006, Duyvis merayakan hari jadinya yang ke-200.

Produk

Kacang tanah Duyvis eksis dalam beberapa varian. Selain kacang tanah biasa, ada juga kacang tanah yang dipanggang, diasinkan, ditaburi bumbu, atau dikombinasikan dengan makanan ringan asin dan biji lain. Sejumlah kacang tanah juga diselimuti dengan adonan renyah dalam berbagai rasa, yang dikenal sebagai borrelnootjes (kacang koktail).

Referensi

  1. ↑ Duyvis adalah sebuah nama belakang patronimik, yang berarti anak Duif".
  2. ↑ "Ericus Gerhardus Duijvis (1852-19370 Genealogy". geni.com. Diakses tanggal 21 Agustus 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan