Sabtu, 03 Oktober 2026
07:23 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Durumagi

Durumagi

Bagikan:
250px-Vladimir_Putin_at_APEC_Summit_in_South_Korea_18-19_November_2005-7.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para kepala negara anggota APEC mengenakan durumagi saat Pertemuan APEC di Korea Selatan, tahun 2005.

Durumagi (두루마기) adalah jenis pakaian luar yang dikenakan orang Korea sebagai jubah dari hanbok.[1] Durumagi tampak serupa dengan jeogori, tetapi ukurannya memanjang sampai lutut dan lengan serta kerahnya lebih lebar.[1] Sejarahnya, pakaian ini telah dikenakan oleh wanita dan pria sejak lama, seperti yang terlukis di dinding makam kuno Tiga Kerajaan Korea (37 SM-668 M).[1] Durumagi pada masa itu tidak berbeda dari durumagi modern, tetapi diikatkan di pinggang dengan kain.[1] Pada tahun 1884 (Dinasti Joseon), peraturan pemerintah melarang penggunaan semua jenis pakaian luar (po) yang tidak efisien, terkecuali durumagi. Kaum wanita mengenakan durumagi untuk pelindung dari hawa dingin dan kaum pria mengenakannya sebagai atribut resmi, terutama kaum bangsawan.[1] Pria mengenakan durumagi saat pergi keluar dan tak melepasnya saat berkunjung ke rumah orang lain.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 An Illustrated Guide to Korean Culture - 233 traditional key words. Seoul: Hakgojae Publishing Co. 2002. hlm. 133. ISBN 89-8546-98-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang
  2. ↑ (Inggris) Hanbok[pranala nonaktif permanen], korea.net. Diakses pada 9 Juni 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik pakaian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan