Senin, 02 November 2026
19:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Dukut Imam Widodo

Bagikan:
Dukut Imam Widodo
LahirDukut Imam Widodo
8 Juni 1954 (umur 72)
Indonesia Malang, Indonesia
PekerjaanPenulis, pebisnis

Dukut Imam Widodo (lahir 8 Juni 1954) adalah penulis Indonesia. Buku-bukunya yang terkenal adalah Soerabaja Tempo Dulu, Gresik Tempo Doeloe, Malang Tempo Doeloe, Sang Penari, dan lain-lain. Selain menulis, Dukut juga seorang tokoh bisnis. Ia pernah menjabat sebagai General Affair di PT Smelting Gresik. Berkaitan dengan jabatan tersebut, Dukut pernah ditahan di Rutan Kelas II-B Cerme atas tuduhan korupsi sejak 14 November 2016.[1] Namun lima bulan kemudian, ia dibebaskan. Selama masa kurungan itu, Dukut berhasil menulis lima naskah buku baru.[2]

Referensi

  1. ↑ Setiono, Deni Ali (2016-11-14). "Husnul Khuluq dan Dukut Imam Widodo Ditahan Kejari Gresik". Portal BeritaJatim.com. Diakses tanggal 2017-09-21.{{cite web}}: Markup miring atau tebal tidak diperbolehkan dalam: |publisher=[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ yad/c22/c25/roz (2017-04-13). "Dukut Tulis 5 Buku, Khuluq Pilih Ngajar". Harian Jawa Pos. Diakses tanggal 2017-09-21.{{cite web}}: Markup miring atau tebal tidak diperbolehkan dalam: |publisher=Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan