Rabu, 07 Oktober 2026
14:25 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara

Dua Nafas

Film Indonesia tahun 2026 oleh Hasto Broto

Bagikan:
Dua Nafas
SutradaraHasto Broto
Produser
Pemeran
Perusahaan
produksi
PT. Sunrise Pictures Indonesia
Tanggal rilis
  • 02 Juli 2026 (2026-07-02)
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

Dua Nafas adalah film drama keluarga Indonesia yang disutradarai oleh Hasto Broto diadaptasi dari film asal Korea Selatan berjudul The Way Home (2002) yang disesuaikan dengan budaya lokal. Film ini dibintangi oleh Aty Cancer, Syakir Daulay, Auzan Noh Karepesina, Adelia Rasya, Mantra Gurindam Smaratungga, Bilqis Hafsa. tayang perdana di bioskop Indonesia pada 2 Juli 2026.|[1]

Sinopsis

Wati (Adelia Rasya) 30 tahun menitipkan Anto (Auzan Noh Karepesina) 8 tahun kepada emak mertuanya Mariyam (Aty Cancer) 65 tahun yang tinggal di desa terpencil. Anto yang terbiasa dengan kehidupan serba ada di Jakarta, merasa tertekan harus tinggal berdua bersama neneknya di rumah yang sederhana. Anto menemukan teman yang begitu baik dan perhatian bernama Putri (Bilqis Hafsa) 10 tahun dan Udin (Mantra Gurindam Smaratungga) 11 tahun yang jenaka. Enam belas tahun kemudian, Anto (Syakir Daulay) sudah menjadi dokter menemui neneknya di desa. dengan membawa ijazah dokter. Anto ingin menunjukkan ijazah dokternya kepada nenek tercinta. Sampai di rumah nenek, Anto terharu melihat neneknya sudah menyiapkan makanan kesukaannya di meja. Namun tragisnya, Anto menemukan neneknya yang sudah berumur 81 tahun telah meninggal dalam posisi duduk menunggu kehadirannya. Anto menangis sedih memeluk neneknya yang sudah tidak bernyawa.

Pemeran

  • Aty Cancer sebagai Mariyam
  • Syakir Daulay sebagai Anto dewasa
  • Auzan Noh Karepesina sebagai Anto muda
  • Adelia Rasya sebagai Wati (Ibunya Anto)
  • Mantra Gurindam Smaratungga sebagai Udin
  • Bilqis Hafsa sebagai Putri

Referensi

  1. ↑ "CineplexWeb". cineplex.com. Diakses tanggal 2026-07-30.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan