Rabu, 23 September 2026
07:14 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Du You

Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Du.

Du You (Hanzi:杜佑; Pinyin:Dù Yòu; Wade–Giles:Tu Yu) (735 – December 23, 812[1][2]), nama kehormatan Junqing (君卿), nama resmi Adipati Anjian dari Qi (岐安簡公), adalah seorang sarjana, sejarawan, dan politikus Tiongkok. Dia menjabat sebagai kanselir Dinasti Tang. Du lahir dari keluarga bangsawan terkemuka di kota yang sekarang bernama Xi'an di provinsi Shaanxi, hampir delapan belas tahun sebelum pemberontakan An Lushan yang tiba-tiba itu. Dia juga menjabat sebagai administrator dari Chi-nan, sekarang distrik Licheng di Jinan. Sejarawan Robert G. Hoyland menganggapnya sebagai "pemikir politik dalam skala besar," sebanding dengan Ibn Khaldun, tetapi ia paling sering diingat karena kompilasi tiga puluh enam tahunnya yaitu "Tongdian", sebuah buku ensiklopedia sejarah yang terdiri dari 200 volume yang merangkum soal hukum, peraturan, dan peristiwa umum dari zaman kuno ke zamannya sendiri.[3]

Pada masa kekuasaan Kaisar Dezong

Pada tahun 787, Du dipanggil kembali ke Chang'an untuk bertugas sebagai Shangshu Zuo Cheng (尚書左丞), salah satu sekretaris jenderal biro eksekutif pemerintah (尚書省, Shangshu Sheng). Ia kemudian diangkat menjadi gubernur (觀察使, Guanchashi) Prefektur Shan (陝州, di Sanmenxia modern, Henan) dan kemudian gubernur militer Wilayah Huainan. Saat bertugas di sana, ibunya meninggal, tetapi Kaisar Dezong memanggilnya kembali dari masa berkabungnya untuk melanjutkan tugasnya.[4] Pada tahun 800, setelah Zhang Jianfeng, gubernur militer Wilayah Xusihao (徐泗濠, yang bermarkas di Xuzhou modern, Jiangsu) yang bertetangga, meninggal, para prajurit Xusihao membunuh penjabat gubernur militer Zheng Tongcheng (鄭通誠) dan mendukung putra Zhang, Zhang Yin (張愔) sebagai penggantinya. Kaisar Dezong memberikan Du jabatan tambahan sebagai gubernur militer Xusihao, memberinya gelar kanselir kehormatan Tong Zhongshu Menxia Pingzhangshi (同中書門下平章事), dan memerintahkannya untuk menyerang ibu kota Xusihao, Prefektur Xu. Du mengirim perwiranya Meng Zhun (孟準) untuk menyerang Prefektur Xu, tetapi Meng dikalahkan saat mencoba menyeberangi Sungai Huai. Ketika serangan lain oleh Zhang Pi (張伾) prefek Prefektur Si (泗州, di Huai'an modern, Jiangsu) juga gagal merebut Prefektur Xu, Kaisar Dezong terpaksa menjadikan Zhang Yin sebagai prefek militer (團練使, Tuanlianshi) Prefektur Xu, tetapi mengambil dua prefektur lainnya dari sirkuit dan menggabungkannya ke dalam Sirkuit Huainan, di bawah komando Du. Ketika salah satu staf Zhang Jianfeng, Li Fan yang di kemudian hari menjadi kanselir, kemudian melarikan diri ke ibu kota Huainan, Prefektur Yang, salah satu mantan bawahan Zhang Jianfeng, Du Jian (杜兼), memfitnah dan secara keliru menuduh Li Fan mendorong pembunuhan Zheng serta menggalang dukungan para prajurit terhadap Zhang Yin. Kaisar Dezong, yang memercayai tuduhan Du Jian, memerintahkan Du You untuk mengeksekusi Li Fan, tetapi atas campur tangan Du You, Li Fan diampuni.[5]

Catatan dan referensi

  1. http://www.sinica.edu.tw/ftms-bin/kiwi1/luso.sh?lstype=2&dyna=%AD%F0&king=%BE%CB%A9v&reign=%A4%B8%A9M&yy=7&ycanzi=&mm=11&dd=&dcanzi=%A8%AF%A5%BC
  2. Old Book of Tang, vol. 15 Diarsipkan 2008-06-21 di Wayback Machine..
  3. Official History under the T'ang, 104-7
  4. Old Book of Tang, vol. 147 Diarsipkan 2008-06-21 di Wayback Machine..
  5. Zizhi Tongjian, vol. 235.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan