Selasa, 20 Oktober 2026
04:08 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Dryobalanops rappa

Bagikan:
Dryobalanops rappa
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malvales
Famili: Dipterocarpaceae
Genus: Dryobalanops
Spesies:
D. rappa
Nama binomial
Dryobalanops rappa

Dryobalanops rappa adalah spesies tumbuhan dari famili Dipterocarpaceae. Nama spesiesnya berasal dari bahasa Iban kerapa berarti rawa dangkal dan merujuk pada habitat spesies ini. Spesies ini merupakan endemik Kalimantan. Tumbuhan ini ditemukan di setidaknya satu kawasan lindung yakni Taman Nasional Gunung Mulu, tetapi terancam di tempat lain akibat hilangnya habitat.[2] IUCN menilai spesies ini sebagai terancam punah karena kerusakan habitat yang disebabkan oleh deforestasi, pertambangan, pertanian, dan kebakaran hutan.[1]

Dryobalanops rappa merupakan pohon emergen yang dapat tumbuh hingga setinggi 55 meter, ditemukan di hutan campuran gambut pesisir dan hutan kerangas pegunungan bawah.[2] Kayunya merupakan jenis kayu keras berat yang dijual dengan nama dagang kapur.

Penemuan sisa-sisa fosil pertama dari spesies ini diterbitkan pada tahun 2025. Fosil tersebut berupa daun yang membatu berusia setidaknya 2 juta tahun dan ditemukan di Kalimantan.[3]

Referensi

  1. 1 2 Hamidi, A.; Robiansyah, I.; Randi, A.; Hoo, P.K.; Khoo, E.; Kusumadewi, Y.; Julia, S.; Maycock, C.R. (2019). "Dryobalanops rappa". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T36431A143153322. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T36431A143153322.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Ashton, P. S. (September 2004). "Dryobalanops rappa Becc.". Dalam Soepadmo, E.; Saw, L. G.; Chung, R. C. K. (ed.). Tree Flora of Sabah and Sarawak. (free online from the publisher, lesser resolution scan PDF versions). Vol. 5. Forest Research Institute Malaysia. hlm. 138. ISBN 978-983-2181-59-0. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 September 2013. Diakses tanggal 13 November 2007.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Wang, Teng-Xiang; Wilf, Peter; Briguglio, Antonino; Kocsis, László; Donovan, Michael P.; Zou, Xiaoyu; Ferry Slik, J. W. (2025). "Fossils of an endangered, endemic, giant dipterocarp species open a historical portal into Borneo's vanishing rainforests". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 112 (5) e70036. Bibcode:2025AmJB..11270036W. doi:10.1002/ajb2.70036. ISSN 1537-2197. PMC 12094065. PMID 40342047.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan