Senin, 12 Oktober 2026
07:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Draco sumatranus

Draco sumatranus

Bagikan:
cecak terbang umum
250px-Draco_sumatranus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Draco sumatranus jantan menunjukkan kulit gularnya, di Taman Kent Ridge, Singapura
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Iguania
Famili: Agamidae
Genus: Draco
Spesies:
D. sumatranus
Nama binomial
Draco sumatranus
Schlegel, 1844
Sinonim
  • Draco viridis var. sumatrana Schlegel, 1844
  • Draco volans sumatranus
    — Musters, 1983
  • Draco sumatranus
    — McGuire & Heang, 2001[1]

Draco sumatranus, atau cecak terbang umum, adalah sebuah spesies kadal agamid yang endemik dari Asia Tenggara. Kadal ini memiliki panjang tubuh 9 cm, dan memiliki rusuk yang panjang dan lipatan kulit di sisi tubuhnya. Saat dibuka, lipatan ini dapat membuatnya meluncur di antara dahan-dahan pohon. Sebelumnya spesies ini dianggap sebagai sebuah subspesies dari Draco volans.[2]

Perilaku

D. sumatranus adalah hewan arboreal. Betina turun ke dasar hutan untu bertelur.

Referensi

  1. ↑ The Reptile Database. www.reptile-database.org.
  2. ↑ "Common Gliding Lizard - Draco volans".

Referensi umum

  • Baker, Nick; Lim, Kelvin. 2008. Wild Animals of Singapore: A Photographic Guide to Mammals, Reptiles, Amphibians and Freshwater Fishes. Honolulu: University of Hawaii Press. 180 pp. ISBN978-981-05-9459-6.
  • Das I [fr]. 2006. A Photographic Guide to Snakes and Other Reptiles of Borneo. Sanibel Island, Florida: Ralph Curtis Publishing Inc. 144 pp. ISBN0-88359-061-1. (Draco sumatranus, p. 80).
  • Schlegel H. [1837 -] 1844. Abbildungen neuer oder unvollständing bekannter AMPHIBIEN, nach der Natur oder dem Leben entworfen, herausgegeben und mit einem erläuternden Texte begleitet. Düsseldorf: Arnz & Comp. xiv + 141 pp. (Draco viridis var. sumatrana, p. 91).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan