Kamis, 29 Oktober 2026
03:57 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Dosis membuat sesuatu menjadi racun

Bagikan:

[Alle Dinge sind Gift, und nichts ist ohne Gift, allein die Dosis macht dass ein Ding kein Gift ist.] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
Segala sesuatunya adalah racun, dan tidak ada yang tanpa racun, hanya dosis yang membuat sesuatu menjadi bukan racun.

"Dosis membuat sesuatu menjadi racun" (bahasa Latin:sola dosis facit venenum) adalah sebuah pepatah yang menjabarkan asas dasar dalam ilmu toksikologi. Pepatah ini disampaikan oleh Bapak Toksikologi Paracelsus: "Segala sesuatunya adalah racun, dan tidak ada yang tanpa racun, hanya dosis yang membuat sesuatu menjadi bukan racun." Dalam kata lain, suatu substansi baru akan menimbulkan efek racun jika dosisnya sudah cukup tinggi.[2]

Asas ini didasarkan pada temuan bahwa semua bahan kimia (termasuk air dan oksigen) dapat mengakibatkan efek racun jika dosisnya terlalu besar. Temuan ini juga menjadi dasar penetapan standar konsentrasi minimal untuk berbagai kontaminan pada makanan, minuman, dan lingkungan.[3]

Namun, bahan kimia tidak selalu mengakibatkan efek akut dalam jangka pendek. Ada pula kontaminan dengan dosis rendah yang dapat mengakibatkan efek kronis jika terpapar dalam jangka panjang.[3] Akibatnya, terdapat standar kesehatan yang mungkin terlalu ketat atau lemah.[4]

Referensi

  1. ↑ "Die dritte Defension wegen des Schreibens der neuen Rezepte," Septem Defensiones 1538. Werke Bd. 2, Darmstadt 1965, hlm. 510 (naskah lengkap)
  2. ↑ The Dose Makes the Poison on Chemsafe at Yale Diarsipkan 2011-02-02 di Wayback Machine
  3. 1 2 Nancy Trautmann: The Dose Makes the Poison--Or Does It?[pranala nonaktif permanen], Bioscience 2005, American Institute of Biological Sciences
  4. ↑ Pete Myers, Ph.D. and Wendy Hessle, "Does 'the dose make the poison?'", ourstolenfuture.org
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan