Minggu, 27 September 2026
04:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Dompleng nama

perilaku menyatut nama tokoh terkenal demi kepentingan pribadi

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)

Dompleng nama (bahasa Inggris: name-dropping) adalah praktik penyebutan atau penunjukan orang atau lembaga penting dalam percakapan,[1] cerita,[2] lagu, identitas daring[3] atau bentuk komunikasi lainnya, untuk membuat orang lain terkesan. Dompleng nama umumnya dianggap perbuatan yang buruk,[1] dan dalam keadaan tertentu dapat melanggar etika profesi.[4] Jika diterapkan dalam sebuah argumen logis, dompleng nama dapat menjadi contoh dari sesat pikir otoritas palsu (false authority fallacy).[5]

Tujuan

Dompleng nama digunakan untuk meningkatkan posisi seseorang dalam hierarki sosial. Dengan menyiratkan (atau langsung menegaskan) hubungan mereka dengan orang-orang berstatus tinggi, pendompleng nama berharap dapat meningkatkan status sosialnya sendiri ke tingkat yang mendekati orang-orang yang ia dompleng namanya.

Catatan kaki

  1. 1 2 Wibberley, Leonard (Februari 24, 1950), "It's Hard to Eradicate the Name-Dropping Pest", Los Angeles Times{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  2. ↑ Bauer, Harry C. (1960), "Bibliographic name-dropping", Library Review, 17 (6): 408–410, doi:10.1108/eb012326.
  3. ↑ Donath, J.; Boyd, D. (2004), "Public displays of connection", BT Technology Journal, 22 (4): 71–82, doi:10.1023/B:BTTJ.0000047585.06264.cc.
  4. ↑ Anderson, Mark B. (2005), "'Yeah, I work with Beckham': Issues of confidentiality, privacy and privilege in sport psychology service delivery" (PDF), Sport & Exercise Psychology Review, 1 (2): 3–13, diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2015-10-05.
  5. ↑ Evans, Donald; Palmer, Humphrey (1986), Understanding arguments, Drake Educational Associates, hlm. 286.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan