Minggu, 27 September 2026
10:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Domatium

Domatium

250px-Eriophyoid_in_Camphor_Domatium.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eriophyoid di dalam domatium Cinnamomum camphora

Domatium (jamak: domatia, dari bahasa Latin "domus" yang berarti "rumah") adalah ruangan kecil yang dihasilkan oleh tumbuhan yang menjadi tempat tinggal artropoda.[1]

Domatia dihasilkan oleh tumbuhan itu sendiri dan tidak dibuat oleh penghuninya. Kebanyakan domatia dihuni oleh tungau atau semut yang biasanya memiliki hubungan mutualisme dengan tumbuhannya, tetapi artropoda lain (seperti kutu Thysanoptera) dapat menjadi parasit.

Domatia yang dihuni oleh semut disebut mirmekodomatia.[2] Tumbuhan yang menyediakan mirmekodomatia disebut mirmekofit.

Sering kali domatia terbentuk di permukaan bawah daun. Banyak tumbuhan dalam famili Lauraceae yang memiliki domatia. Domatia juga dapat ditemui dalam spesies pohon di hutan hujan yang tergolong dalam famili Alangiaceae, Elaeocarpaceae, Fabaceae, Icacinaceae, Meliaceae, Rubiaceae, Sapindaceae dan Simaroubaceae.[3]

Referensi

  1. ↑ O'Dowd, Dennis J.; Mary F. Willson (Juni 1991). "Associations Between Mites and Leaf Domatia". Trends in Ecology & Evolution. 6 (6): 179–182. doi:10.1016/0169-5347(91)90209-G.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Wilson, Edward O., The Insect Societies, Publisher: Belknap Press 1971, ISBN978-0-674-45490-3
  3. ↑ Williams, J.B; Harden, G.J.; McDonald, W.J.F. (1984). Trees and Shrubs in Rainforests of New South Wales and Southern Queensland. Botany Department, University of New England. ISBN 0-85834-555-2.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Domatia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan