Rabu, 28 Oktober 2026
17:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Dokumen Ravenna

Penegasan kembali bahwa Uskup Roma memang adalah Protos, kendati akan diselenggarakan diskusi-diskusi di masa mendatang perihal praktik eklesiologis keutamaan kepausan.

Bagikan:

Dokumen Ravenna, atau Deklarasi Ravenna, merupakan suatu dokumen Katolik Roma–Ortodoks Timur yang diterbitkan pada tanggal 13 Oktober 2007,[1] yang menegaskan kembali bahwa Uskup Roma memang adalah Protos, kendati akan diselenggarakan diskusi-diskusi di masa mendatang perihal praktik eklesiologis keutamaan kepausan. Dokumen ini dikeluarkan pada sidang pleno ke-10 Komisi Internasional Bersama untuk Dialog Teologis antara Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks yang diselenggarakan pada tanggal 8–14 Oktober 2007 di Ravenna, Italia.[1]

Penandatanganan deklarasi ini diwarnai dengan ketegangan internal antara Patriark Konstantinopel dan Patriarkat Moskwa, seputar apakah Gereja Ortodoks Apostolik Estonia mempunyai hak perwakilan di Ravenna, yang akhirnya menyebabkan delegasi Moskwa melakukan walk out dari pembicaraan tersebut. Bagaimanapun, hal itu merupakan suatu perbedaan pendapat internal dalam Ortodoksi dan tidak ada kaitannya dengan isu-isu yang yang sebenarnya dibahas di Ravenna.[2]

Referensi

  1. 1 2 (Inggris) "Ravenna Document". Joint International Commission for the Theological Dialogue between the Roman Catholic Church and the Orthodox Church. Vatican Publishing House. 13 Oktober 2007. Diakses tanggal 22 Mei 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ (Inggris) "Russian delegates walk out of talks with Vatican over dispute with another Orthodox church". World-Wide Religious News. Associated Press. 11 Oktober 2007. Diakses tanggal 22 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan