Minggu, 27 September 2026
22:21 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Doktor Divinitas

Doktor Divinitas

250px-Aquatint_of_a_Doctor_in_divinity_at_the_University_of_Oxford%2C_shown_wearing_convocation_dress.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aquatint dari seorang Doctor in Divinity pada Universitas Oxford, mengenakan jubah merah dan hitam sesuai dengan posisinya. Dari History of Oxford karya Rudolph Ackermann, 1814.

Doktor Divinitas (D.D., Divinitatis Doctor dalam bahasa Latin) adalah sebuah gelar akademik lanjutan dalam ilmu teologi. Secara historis, gelar ini menunjukkan bahwa si pemegangnya telah memperoleh lisensi dari sebuah universitas untuk mengajar teologi Kristen atau bidang-bidang keagamaan yang terkait.

Perbedaan penggunaan

Di Britania Raya, gelar D.D. menurut tradisi adalah gelar doktorat tertinggi yang diberikan oleh universitas, biasanya dianugerahkan kepada seorang pakar keagamaan yang luar biasa dan sangat menonjol. Menurut tingkat senioritasnya (dari urutan tertinggi ke tingkat terendah), gelar D.D. diikuti oleh LL.D. (atau D.C.L.) dalam bidang hukum, dokter medis (biasa disingkat M.D. atau D.M.) di bidang kedokteran, Litt.D. (atau D.Litt.) dalam bidang sastra, dan D.Sc. (atau Sc.D.) untuk sains. Kualifikasi D.D. dianggap sebagai gelar tertinggi dibandingkan dengan gelar-gelar lain di universitas-universitas di Britania karena afiliasi tradisional mereka dengan gereja Kristen. Pada abad ke-20, universitas-universitas di sana menjadi semakin sekuler, sehingga gelar D.D. dalam praktiknya telah kehilangan banyak dari gengsinya, meskipun secara resmi masih dianggap sebagai kualifikasi yang paling senior di universitas-universitas di Inggris, yaitu Oxford, Cambridge, dan Durham, maupun di universitas-universitas di Skotlandia yaitu St. Andrews, Glasgow, Aberdeen, dan Edinburgh.

Di Amerika Serikat, gelar D.D. hanya dianugerahi sebagai gelar kehormatan. Di AS tidak ada sistem "gelar yang lebih tinggi", sehingga gelar tertinggi dalam bidang teologi yang dicapai melalui jenjang pendidikan adalah Ph.D., Th.D. atau S.T.D., dan gelar tertinggi dalam Teologi terapan adalah D.Min..

Penggunaan pada masa kini

Kini, gelar D.D. biasanya diberikan sebagai gelar kehormatan bagi seorang individu yang menonjol yang karyanya berkaitan dengan agama. Di kebanyakan universitas berbahasa Inggris, seorang mahasiswa pasca-sarjana yang telah menyelesaikan prasyarat studi dan penelitian doktoralnya dalam bidang agama biasanya akan menerima gelar Ph.D. atau Th.D, dan bukan D.D. Namun, sejumlah universitas masih menganugerahkan gelar D.D., atas permintaan, sebagai pengakuan atas sumbangan ilmiah bagi teologi yang dibuat melalui karya yang telah diterbitkan oleh yang bersangkutan.

Lihat pula

Lihat pula

Pranala luar

Templat:Academic degrees

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan