Senin, 12 Oktober 2026
00:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Djoko Pekik

Djoko Pekik

Tokoh seni lukis Indonesia

Bagikan:
Djoko Pekik
250px-JOKO_PEKIK.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1937-01-02)2 Januari 1937
Meninggal12 Agustus 2023(2023-08-12) (umur 86)
Tempat peristirahatan terakhir
Taman Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto
Karya terkenalBerburu Celeng (1998)
GayaRealisme, ekspresionisme

Djoko Pekik (2 Januari 1937[1] – 12 Agustus 2023[2]) adalah seorang seniman lukis Indonesia. Karya lukisnya yang terkenal adalah Berburu Celeng (1998) yang menggambarkan berakhirnya kepemimpinan Presiden Soeharto dalam Era Reformasi.[3][4][5][6]

Kehidupan awal

Ia pernah mendirikan sanggar seni Bumi Tarung. Sanggar ini didirikan bersama kedua sahabatnya, Amrus Natalsya dan Miscbach Tamrin.[7]

Pendidikan

Ia pernah menempuh pendidikan tinggi pada 1957 di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) yang sekarang dikenal dengan nama Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.[7]

Karier

Selama perjalanan kariernya dalam dunia lukis, ia pernah beberapa kali menggelar pameran. Sebelum tahun 1965, ia menggelar 3–4 kali pameran karyanya di Jakarta, kemudian vakum. Pada tahun 1990, Djoko Pekik kembali menggelar pameran di Edwin's Gallery Jakarta dan disusul dengan pameran lain. Pada tahun 1998, ia mengadakan pameran aneh dan tak lazim di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY). Selama pagelaran pameran sehari semalam tersebut, ia hanya menampilkan satu buah lukisan.[8]

Gaya pelukisan Djoko Pekik adalah realis-ekspresif dan dibumbui nilai-nilai kerakyatan. Semasa aktif di Sanggar Bumi Tarung, lukisan yang dihasilkan olehnya merupakan karya yang terinspirasi setelah melakukan aksi Turun ke Bawah (Turba) ke kawasan-kawasan miskin dan terisap.[9][10][11] Djoko Pekik merupakan seniman Bumi Tarung yang ditangkap polisi pada 8 November 1965 karena dianggap berhubungan dengan LEKRA.[12]

Saat berada di penjara ia sering mendapatkan siksaan. Hal ini karena ia kerap dipukul dengan popor senjata sehingga mengalami gangguan pendengaran.[7]

Djoko Pekik meninggal dunia pada 12 Agustus 2023 di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.[13][9]

Warisan

Untuk menghormati jasa-jasanya dalam ikut memajukan dunia seni rupa Indonesia, sastrawan sekaligus pastor, Sindhunata, mempersembahkan sebuah patung bertajuk Berburu Celeng karya Pramono, diadaptasi dari lukisan Berburu Celeng, berdampingan dengan patung Djoko Pekik karya Dunadi yang diresmikan 29 Mei 2023, dipajang di Omah Petroek kawasan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Acara ini dimeriahkan oleh Soimah Pancawati, Butet Kertaradjasa, dan Susi Pudjiastuti.[14]

Referensi

  1. ↑ Wardaya, Baskara Tulus (2011). Berkah Kehidupan: 32 Kisah Inspiratif tentang Orangtua. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 375. ISBN 978-979-22-6759-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Anwansyah, Thita. "BREAKING: Seniman Indonesia Djoko Pekik Meninggal Dunia - About Malang". BREAKING: Seniman Indonesia Djoko Pekik Meninggal Dunia - About Malang. Diakses tanggal 2025-05-31.
  3. ↑ Windarto, A., dkk. (2024). Wong Sala: Kuasa Hasrat Hasrat Kuasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press. hlm. 99. ISBN 978-623-143-086-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Mengenang Maestro Lukis Djoko Pekik Pencipta "Berburu Celeng" yang Kini Telah Berpulang". Kompas.tv. Diakses tanggal 2026-05-22.
  5. ↑ "Profil Djoko Pekik, Seniman Idealis di Balik Karya "Berburu Celeng"". Narasi Tv. Diakses tanggal 2026-05-22.
  6. ↑ "Sepak Terjang Djoko Pekik, Pelukis 'Berburu Celeng' yang Dihargai Rp1 M Meninggal Dunia". suara.com. Diakses tanggal 2026-05-22.
  7. 1 2 3 Nancy, Yonada. "Profil Djoko Pekik, Rekam Jejak dan Karyanya Semasa Hidup". tirto.id. Diakses tanggal 2026-05-17.
  8. ↑ Dahlan, M. (2012). Almanak Seni Rupa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. hlm. 578. ISBN 978-979-143-629-8.
  9. 1 2 Astuti, Tia Agnes. "Selamat Jalan Djoko Pekik, Sang Pelukis Celeng". detikhot. Diakses tanggal 2026-05-31.
  10. ↑ Vinta. "Profil Pelukis Kebanggaan Indonesia Djoko Pekik - RRI.co.id". rri.co.id - Portal berita terpercaya (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-31.
  11. ↑ https://jurnal.machung.ac.id/index.php/citradirga/article/download/1006/432/?. Diakses tanggal 2026-05-31.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  12. ↑ Tempo.Co. Dyantoro, Sunu (ed.). "Pelukis Djoko Pekik Bicara G30S 1965 dan Adu Domba Rakyat". Tempo.co. Diakses tanggal 2017-05-14.
  13. ↑ Nugroho, Imam Prasetyo (12 Agustus 2023). "Pelukis kenamaan Djoko Pekik tutup usia". ANTARA. Diakses tanggal 13 Agustus 2023.
  14. ↑ Jejeran Djoko Pekik Penanda Zaman. Komas. Diakses 12 Agustus 2023.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan