Rabu, 07 Oktober 2026
01:52 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Djevdet Bey

Bagikan:

Jevdet Bey atau Cevdet Tahir Belbez [1] (1878 – 15 Januari 1955) [2] adalah seorang gubernur Vilayet Van di Kekaisaran Utsmaniyah asal Albania yang bertugas selama Perang Dunia I dan Pengepungan Van. Dia dianggap bertanggung jawab atas pembantaian orang-orang Armenia di wilayah Van.[3] Clarence Ussher, seorang saksi dalam peristiwa ini, melaporkan bahwa 55.000 orang Armenia dibunuh.[4][5] Dia juga dianggap bertanggung jawab atas pembantaian orang Asiria di wilayah yang sama.[6]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Sait Çetinoğlu, "Bir Osmanlı Komutanının Soykırım Güncesi" Diarsipkan 2014-02-24 di Wayback Machine., Birikim, 09.04.2009. (dalam bahasa Turki)
  2. ↑ Selcuk Uzun, "1915 „Van İsyanı“ ve Vali Cevdet (Belbez) Bey", Küyerel, 30.12.2011. (dalam bahasa Turki)
  3. ↑ Kévorkian, Raymond H. (2010). The Armenian genocide : a complete history (Edisi Reprinted.). London: I. B. Tauris. hlm. 321. ISBN 1848855613.
  4. ↑ Steven Leonard Jacobs, ed. (2009). Confronting genocide Judaism, Christianity, Islam. Lanham, MD: Lexington Books. hlm. 130. ISBN 0739135902.
  5. ↑ Rubenstein, Richard L. (2010). Jihad and genocide (Edisi 1st pbk.). Lanham, Md.: Rowman & Littlefield Publishers. hlm. 51. ISBN 0742562026.
  6. ↑ Travis, Hannibal (Desember 2006). ""Native Christians Massacred": The Ottoman Genocide of the Assyrians during World War I". International Association of Genocide Scholars. 1 (3): 343.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan