Senin, 09 November 2026
03:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Djembe

Djembe

Bagikan:
250px-Lenke_djembe_from_Mali.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Djembe

Djembe, disebut juga sebagai Jimbe dalam bahasa Indonesia, merupakan alat musik pukul yang dimainkan dengan cara memukul menggunakan jari atau telapak tangan. Badan Djembe umumnya terbuat dari kayu yang dipahat menggunakan mesin atau secara tradisional menggunakan pahat tangan dengan bentuk menyerupai cawan atau piala. Bagian atas sebagai selaput yang menghasilkan getaran jika dipukul biasanya terbuat dari kulit hewan seperti kambing, sapi, atau hewan lainnya yang telah dikeringkan. Pada djembe yang lebih modern, bagian selaput ini biasanya digantikan dengan bahan sintetis seperti mika plastik. Selaput gendang tersebut diikat dengan tali yang diikatkan pada bagian badan untuk mengencangkannya.

Djembe merupakan alat musik yang berasal dari benua Afrika,[1] tepatnya di kerajaan Mali pada abad 12

Nama djembe berasal dari peribahasa Mali yang berbunyi "Anke djé, anke bé"[2] yang diterjemahkan "semua orang berkumpul dalam damai" yang menjelaskan kegunaan dari alat ini. dalam bahasa Mali, "djé" adalah kata kerja untuk "berkumpul" dan "bé" diterjemahkan "damai".

Pada awalnya djembe digunakan sebagai alat komunikasi antar desa di dataran Afrika. Kemudian dalam perkembangannya djembe digunakan sebagai perlengkapan upacara tradisional.

Catatan kaki

  1. ↑ "Sejarah Jimbe". Kendang Jimbe Indonesia. 2011-04-07. Diakses tanggal 2018-02-27.
  2. ↑ Abdoul., Doumbia, (2005). Anke djé anke bé : djembe and dounou music from Mali, West Africa. Vol. 1. [Place of publication not identified]: 3idesign. ISBN 9780977484409. OCLC 173137363.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan