Senin, 28 September 2026
09:43 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Divisione Nazionale

Divisione Nazionale (Divisi Nasional) adalah nama kompetisi sepak bola tertinggi di Italia antara tahun 1926 hingga 1929, dan pada tahun 1945 hingga 1946 setelah Perang Dunia II.

Sejarah

Kompetisi ini adalah evolusi dari pendahulunya Prima Divisione (Divisi Pertama) yang mempunyai dua permasalahan utama: kompetisi tersebut membagi wilayah utara dan selatan Italia, dan secara formal mengikuti arahan kompetisi amatir FIFA. Pemerintah fasisme Italia tidak bisa menerima kompetisi yang berbasis klub-klub lokal. Karena itu, pada tahun 1926, mereka mengambil alih FIGC dan menempatkan anggota fasis Leandro Arpinati sebagai presiden.

Arpinati kemudian menggabungkan dua klub asal Roma dan Napoli yang baru terbentuk ke Liga Italia Utara yang berbasis di Milan. Karena itu, nama kompetisi tersebut pun berubah menjadi Direttorio Divisioni Superiori (Direktori Divisi Tingkat Atas). Mereka pun membentuk Prima Divisione Sud championship (Divisi Selatan Pertama) yang setiap tahunnya akan mempromosikan klub Italia Selatan ke Divisione Nazionale. Pembelian pemain dan pemberian gaji telah diperbolehkan, meski kompetisi sepak bola Italia tidak menganut sistem profesional hingga tahun 1960.

Divisione Nazionale, seperti pendahulunya Lega Nord, terdiri atas dua grup yang masing-masing berisi sepuluh klub. Tim terbaik akan bertanding di babak final untuk meraih scudetto. Pada tahun 1927, kejuaraan ini mempunyai 22 klub peserta, karena tambahan A.S. Roma dan S.S.C. Napoli, yang secara resmi telah terdegradasi di akhir musim 1926–27. Pada tahun 1928, Arpinati memutuskan untuk melakukan perubahan bersejarah yang bertahan hingga saat ini, yaitu membagi kompetisi menjadi Serie A dan Serie B. Namun di masa transisi, kedua kejuaraan tersebut harus bermain bersama di musim terakhir Divisione Nazionale.

Tim nasional
Liga
Kompetisi liga
Kompetisi piala
Kompetisi wanita
Kompetisi remaja
Penghargaan
Daftar
Lain-lain
Kompetisi sepak bola nasional di Eropa
Liga utama nasional
Piala nasional
Piala liga
Piala super
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan