Rabu, 30 September 2026
16:52 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Divi filius

Bagikan:

Divi filius adalah sebuah frase Latin yang artinya "putra dewa", dan merupakan sebuah gelar yang banyak dipakai oleh kaisar Augustus, anak keponakan dan putra angkat Julius Caesar.

Octavianus

Pada 1 Januari 42 SM, nyaris dua tahun setelah pembunuhan Julius Caesar pada 15 Maret 44 BC, namun sebelum kemenangan akhir terhadap Triumvirat Kedua atas para konspirator yang telah mencabut nyawanya, Senat Romawi menyatakan Caesar sebagai dewa. Sehingga, ia disebut sebagai Divus Iulius ("dewa Julius"), dan putra angkatnya Octavianus menggelari dirinya Divi filius[1][2] ("putra sosok yang didewakan, putra dewa"). Sebutan yang lebih lengkap, divi Iuli filius ("putra dewa Julius"), juga dipakai.[3]

Referensi

  1. ↑ Syme, Ronald (2002) [1939]. The Roman Revolution. Oxford: Oxford University Press. hlm. 202. ISBN 0-19-280320-4.
  2. ↑ "'Augustus' Gaius Julius Octavius". The Roman Empire. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-18. Diakses tanggal 2010-11-26.
  3. ↑ "Le riparazioni di tre acquedotti di Roma". Le iscrizioni latine come fonte per la ricostruzione storica. Telemaco. Diarsipkan dari asli tanggal 2001-02-10.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan