Divi filius adalah sebuah frase Latin yang artinya "putra dewa", dan merupakan sebuah gelar yang banyak dipakai oleh kaisar Augustus, anak keponakan dan putra angkat Julius Caesar.
Octavianus
Pada 1 Januari 42 SM, nyaris dua tahun setelah pembunuhan Julius Caesar pada 15 Maret 44 BC, namun sebelum kemenangan akhir terhadap Triumvirat Kedua atas para konspirator yang telah mencabut nyawanya, Senat Romawi menyatakan Caesar sebagai dewa. Sehingga, ia disebut sebagai Divus Iulius ("dewa Julius"), dan putra angkatnya Octavianus menggelari dirinya Divi filius[1][2] ("putra sosok yang didewakan, putra dewa"). Sebutan yang lebih lengkap, divi Iuli filius ("putra dewa Julius"), juga dipakai.[3]
Referensi
- ↑ Syme, Ronald (2002) [1939]. The Roman Revolution. Oxford: Oxford University Press. hlm. 202. ISBN 0-19-280320-4.
- ↑ "'Augustus' Gaius Julius Octavius". The Roman Empire. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-18. Diakses tanggal 2010-11-26.
- ↑ "Le riparazioni di tre acquedotti di Roma". Le iscrizioni latine come fonte per la ricostruzione storica. Telemaco. Diarsipkan dari asli tanggal 2001-02-10.
Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |