Rabu, 14 Oktober 2026
09:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Distrik Bang Rak

Distrik Bang Rak

distrik di Bangkok, Thailand

Bagikan:
Bang Rak
บางรัก
Pemandangan Bang Rak, dilihat dari seberang Sungai Chao Phraya
Pemandangan Bang Rak, dilihat dari seberang Sungai Chao Phraya
Lokasi distrik di Bangkok
Lokasi distrik di Bangkok
Koordinat(kantor distrik): 13°43′50″N 100°31′25″E / 13.73056°N 100.52361°E / 13.73056; 100.52361
NegaraThailand
ProvinsiBangkok
Pusat pemerintahanSi Phraya
Khwaeng5
Luas
 • Total5,54 km2 (2,14 sq mi)
Populasi
 (2019)[1]
 • Total48.227
 • Kepadatan8,700/km2 (23,000/sq mi)
Kode pos
10500
Geocode1004
Situs webwww.bangkok.go.th/bangrak

Bang Rak (bahasa Thai:บางรัก, pelafalan[bāːŋrák]) adalah salah satu dari 50 distrik (khet) di Bangkok, Thailand. Distrik ini terletak di tepi timur Sungai Chao Phraya, di luar Khlong Phadung Krung Kasem yang menandai batas kota lama. Berawal dari permukiman tepi sungai yang telah ada sejak sebelum berdirinya kota, Bang Rak kemudian berkembang ke arah daratan seiring dibangunnya jalan-jalan dan kanal-kanal baru pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20. Perkembangan ini menarik komunitas ekspatriat dan mendorong Bang Rak menjadi sebuah distrik komersial utama.

Pertumbuhan ekonomi Bangkok yang pesat pada akhir abad ke-20 menyebabkan kawasan sepanjang Jalan Si Lom dan Jalan Sathon bertransformasi menjadi salah satu distrik bisnis utama kota, yang dipenuhi sejumlah gedung pencakar langit. Distrik ini, yang secara resmi telah diakui setidaknya sejak tahun 1908, memiliki luas wilayah 554 kilometer persegi (214 sq mi) dan jumlah penduduk terdaftar sebanyak 48.227 jiwa (per 2019).

Sejarah

Hingga pertengahan abad ke-19, perairan merupakan moda transportasi utama di dataran rendah Sungai Chao Phraya, sehingga sebagian besar penduduk bermukim di sepanjang tepi sungai dan kanal. Permukiman di kawasan ini telah terbentuk sejak masa Kerajaan Ayutthaya (abad ke-14–1767), dan beberapa wihara Buddha di dalam maupun sekitar Bang Rak berasal sejak periode tersebut.

Bangkok menjadi ibu kota dengan berdirinya Kerajaan Thonburi pada tahun 1767, dan sejak tahun 1782 berlanjut sebagai Kerajaan Rattanakosin. Kawasan tepi sungai di luar kota berbenteng Pulau Rattanakosin kemudian berkembang menjadi permukiman pinggiran yang dihuni oleh berbagai komunitas etnis.

Di bagian hilir kota, tepat di luar kawasan Pecinan Bangkok, terbentang kawasan tepi air yang kini dikenal sebagai Subdistrik Bang Rak. Kawasan ini dihuni oleh masyarakat Thai, Tionghoa, Vietnam, Melayu, Lao, Tavoy, serta keturunan Portugis, bersama beberapa kelompok lainnya. Pada tahun 1787, komunitas Portugis mendirikan sebuah gereja Katolik yang dipersembahkan kepada Bunda Rosario, yang kini berada di kawasan permukiman Talat Noi. Para imam asal Prancis kemudian menetap di wilayah ini untuk kegiatan misioner, yang selanjutnya diikuti oleh komunitas Protestan, terutama dari Amerika Serikat. Seiring meningkatnya perdagangan internasional pada abad ke-19, kawasan ini berkembang menjadi salah satu dari sekian banyak area pelabuhan di sepanjang sungai.[2]

Pembagian administratif

Distrik ini terbagi menjadi lima subdistrik (khwaeng).

No.NamaBahasa ThaiGeocodeWilayah
(km2)
Penduduk (2019)Peta
1.
Maha Phruettharamมหาพฤฒาราม1004010,88910.980 Peta
2.
Si Lomสีลม1004022,07418.713
3.
Suriyawongสุริยวงศ์1004030,8205.075
4.
Bang Rakบางรัก1004040,6892.760
5.
Si Phrayaสี่พระยา1004051,06410.699
Total
5,536
48.227

Referensi

  1. ↑ "จำนวนประชากร". Official Statistics Registration Systems. Departemen Administrasi Provinsi, Kementerian Dalam Negeri. Diakses tanggal 16 Januari 2021.
  2. ↑ Putimahtama, Poom (Mei–Agustus 2015). "จีนย่านตลาดน้อย: ศรัทธาและเศรษฐกิจการค้าแห่งจีนสยาม" [Komunitas Tionghoa Talat Noi: Kepercayaan dan Perdagangan Orang Tionghoa di Siam]. Veridian e-Journal Humanities, Social Sciences and Arts (dalam bahasa Thai). 8 (2). Universitas Silpakorn: 2590–606. ISSN 1906-3431.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Khet Bang Rak.
Thailand

Artikel bertopik geografi atau tempat Thailand ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan