Jumat, 06 November 2026
15:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Distribusi Poisson

Distribusi Poisson

Bagikan:
Poisson
Plot Fungsi Massa Probabilitas Poisson
Sumbu aksis adalah indeks k. Fungsi ini hanya didefinisikan untuk bilangan bulat k. Garis penghubung hanya ilustrasi untuk memudahkan.
Fungsi distribusi kumulatif
Plot Fungsi Distribusi Kumulatif Poisson
Sumbu aksis adalah indeks k. Fungsi Distribusi Kumulatif diskontinyu pada bilangan bulat k dan lainnya datar, karena variabel yang digunakan adalah bilangan bulat.
Notasi P o i s ( λ ) {\displaystyle \mathrm {Pois} (\lambda )\,} {\displaystyle \mathrm {Pois} (\lambda )\,}
Parameterλ > 0 (bilangan asli)
Dukungank ∈ { 0, 1, 2, 3, ... }
Unknown type λ k k ! ⋅ e − λ {\displaystyle {\frac {\lambda ^{k}}{k!}}\cdot e^{-\lambda }} {\displaystyle {\frac {\lambda ^{k}}{k!}}\cdot e^{-\lambda }}
CDF Γ ( ⌊ k + 1 ⌋ , λ ) ⌊ k ⌋ ! {\displaystyle {\frac {\Gamma (\lfloor k+1\rfloor ,\lambda )}{\lfloor k\rfloor !}}\!} {\displaystyle {\frac {\Gamma (\lfloor k+1\rfloor ,\lambda )}{\lfloor k\rfloor !}}\!} untuk k ≥ 0 {\displaystyle k\geq 0} {\displaystyle k\geq 0} or e − λ ∑ i = 0 k λ i i !   {\displaystyle e^{-\lambda }\sum _{i=0}^{k}{\frac {\lambda ^{i}}{i!}}\ } {\displaystyle e^{-\lambda }\sum _{i=0}^{k}{\frac {\lambda ^{i}}{i!}}\ } (dimana Γ ( x , y ) {\displaystyle \Gamma (x,y)\,\!} {\displaystyle \Gamma (x,y)\,\!} adalah fungsi gamma inkomplit dan ⌊ k ⌋ {\displaystyle \lfloor k\rfloor } {\displaystyle \lfloor k\rfloor } adalah fungsi pembulatan ke bawah)
Mean λ {\displaystyle \lambda \,\!} {\displaystyle \lambda \,\!}
Median ≈ ⌊ λ + 1 / 3 − 0.02 / λ ⌋ {\displaystyle \approx \lfloor \lambda +1/3-0.02/\lambda \rfloor } {\displaystyle \approx \lfloor \lambda +1/3-0.02/\lambda \rfloor }
Modus ⌈ λ ⌉ − 1 {\displaystyle \lceil \lambda \rceil -1} {\displaystyle \lceil \lambda \rceil -1}
Unknown type λ {\displaystyle \lambda \,\!} {\displaystyle \lambda \,\!}
Skewness λ − 1 / 2 {\displaystyle \lambda ^{-1/2}\,} {\displaystyle \lambda ^{-1/2}\,}
Ex. kurtosis λ − 1 {\displaystyle \lambda ^{-1}\,} {\displaystyle \lambda ^{-1}\,}
Entropi λ [ 1 − log ⁡ ( λ ) ] + e − λ ∑ k = 0 ∞ λ k log ⁡ ( k ! ) k ! {\displaystyle \lambda [1\!-\!\log(\lambda )]\!+\!e^{-\lambda }\sum _{k=0}^{\infty }{\frac {\lambda ^{k}\log(k!)}{k!}}} {\displaystyle \lambda [1\!-\!\log(\lambda )]\!+\!e^{-\lambda }\sum _{k=0}^{\infty }{\frac {\lambda ^{k}\log(k!)}{k!}}}

(for large λ {\displaystyle \lambda } {\displaystyle \lambda })

1 2 log ⁡ ( 2 π e λ ) − 1 12 λ − 1 24 λ 2 − {\displaystyle {\frac {1}{2}}\log(2\pi e\lambda )-{\frac {1}{12\lambda }}-{\frac {1}{24\lambda ^{2}}}-} {\displaystyle {\frac {1}{2}}\log(2\pi e\lambda )-{\frac {1}{12\lambda }}-{\frac {1}{24\lambda ^{2}}}-}
                    19 360 λ 3 + O ( 1 λ 4 ) {\displaystyle {\frac {19}{360\lambda ^{3}}}+O({\frac {1}{\lambda ^{4}}})} {\displaystyle {\frac {19}{360\lambda ^{3}}}+O({\frac {1}{\lambda ^{4}}})}
MGF exp ⁡ ( λ ( e t − 1 ) ) {\displaystyle \exp(\lambda (e^{t}-1))\,} {\displaystyle \exp(\lambda (e^{t}-1))\,}
CF exp ⁡ ( λ ( e i t − 1 ) ) {\displaystyle \exp(\lambda (e^{it}-1))\,} {\displaystyle \exp(\lambda (e^{it}-1))\,}

Dalam teori probabilitas dan statistika, distribusi Poisson (dilafalkan [pwasɔ̃]) adalah distribusi probabilitas diskret yang menyatakan peluang jumlah peristiwa yang terjadi pada periode waktu tertentu apabila rata-rata kejadian tersebut diketahui dan dalam waktu yang saling bebas sejak kejadian terakhir. (distribusi Poisson juga dapat digunakan untuk jumlah kejadian pada interval tertentu seperti jarak, luas, atau volume).

Distribusi ini pertama kali diperkenalkan oleh Siméon-Denis Poisson (1781–1840) dan diterbitkan, bersama teori probabilitasnya, pada tahun 1838 dalam karyanyaRecherches sur la probabilité des jugements en matière criminelle et en matière civile (“Penelitian Probabilitas Hukum Masalah Pidana dan Perdata”). Karyanya memfokuskan peubah acak N yang menghitung antara lain jumlah kejadian diskret (kadang juga disebut "kedatangan") yang terjadi selama interval waktu tertentu.

Definisi

Apabila nilai harapan kejadian pada suatu interval adalah λ {\displaystyle \lambda } {\displaystyle \lambda }, maka probabilitas terjadi peristiwa sebanyak k kali (k adalah bilangan bulat non negatif, k = 0, 1, 2, ...) maka sama dengan

f ( k ; λ ) = λ k e − λ k ! , {\displaystyle f(k;\lambda )={\frac {\lambda ^{k}e^{-\lambda }}{k!}},\,\!} {\displaystyle f(k;\lambda )={\frac {\lambda ^{k}e^{-\lambda }}{k!}},\,\!}

di mana

  • e adalah basis logaritma natural (e = 2.71828...)
  • k adalah jumlah kejadian suatu peristiwa  — peluang yang diberikan oleh fungsi ini
  • k! adalah faktorial dari k
  • λ adalah bilangan riil positif, sama dengan nilai harapan peristiwa yang terjadi dalam interval tertentu. Misalnya, peristiwa yang terjadi rata-rata 4 kali per menit, dan akan dicari probabilitas terjadi peristiwa k kali dalam interval 10 menit, digunakan distribusi Poisson sebagai model dengan λ = 10×4 = 40.

Sebagai fungsi k, ini disebut fungsi massa probabilitas. Distribusi Poisson dapat diturunkan sebagai kasus terbatas distribusi binomial. Distribusi Poisson dapat diterapkan pada sistem dengan kejadian berjumlah besar yang yang mungkin terjadi, yang mana kenyataannya cukup jarang. Contoh klasik adalah peluruhan nuklir atom.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan