Minggu, 18 Oktober 2026
19:07 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Dirk Willems

Dirk Willems

Bagikan:
250px-Dirk.willems.rescue.ncs.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dirk Willems menyelamatkan pengejarnya dalam gambar dari edisi 1685 Martyrs Mirror.

Dirk Willems (wafat 16 Mei 1569) (juga disebut Durk Willems) adalah seorang penganut Anabaptis Belanda yang menjadi martir. Ia dikenal karena kabur dari penjara, berbalik untuk menyelamatkan pengejarnya yang jatuh ke lapisan es saat mengejar Willems, kemudian ditangkap kembali, disiksa dan dibunuh karena imannya.

Saat ini, ia menjadi salah satu martir paling dihormati di kalangan Anabaptis, yang meliputi Mennonite dan Amish,[1] serta menjadi pahlawan foklor di kalangan pemukim Asperen modern.[2] Sebuah drama sejarah yang berdasarkan pada kisah hidupnya—Dirk's Exodus—ditulis pada 1989 oleh James C. Juhnke.[3]

Referensi

  1. ↑ Unruh, Mark (September 2002). "A Story of Faith and the Flag: A Study of Mennonite Fantasy Rhetoric". Mennonite Life. Bethel College. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-15. Diakses tanggal 2008-12-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Oyer, John S.; Kreider, Robert (1995). "Compassion For The Enemy". The Mennonite Quarterly Review, Goshen College. Diakses tanggal 2010-04-14.
  3. ↑ Juhnke, James C. (1989). Dirk's Exodus: A Historical Drama. North Newton, Kansas. ASIN B000726FG4. OCLC 24771600.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan