Minggu, 27 September 2026
08:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Albatros besar

Albatros besar

genus burung

Albatros besar
Rentang waktu: awal Pliocene sampai sekarang
250px-Diomedea_epomorpha_%28Mattern%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Albatros raja-selatan
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Diomedea

Linnaeus, 1758
Spesies

'Diomedea exulans
Albatros wandering
'Diomedea antipodensis
Albatros antipodean
'Diomedea amsterdamensis
albatros amsterdam
'Diomedea dabbenea
Albatros tristan
'Diomedea sanfordi
Albatros raja-utara
'Diomedea epomophora
Albatros raja-selatan
†Diomedea milleri
†Diomedea thyridata

Artikel takson sembarang

Albatros besar merupakan burung laut dari genus Diomedea dalam keluarga albatros. Genus Diomedea pada awalnya mencakup seluruh albatros kecuali Albatros hitam, tapu pada tahun 1996 genus ini dipecah dengan menambahkan genus Albatros mollymawk dan Albatros pasifik-utara.[1]

Deskripsi

Albatros wandering dan Albatros raja-selatan merupakan yang terbesar dari seluruh albatros maupun dari seluruh burung yang dapat terbang. Bentangan sayapnya dapat mencapai 3,5 meter, sementara rata-rata bentangan sayapnya adalah 3 meter. Burung jantan yang besar dapat mencapai berat 11 kg, sama beratnya dengan angsa yang besar.

Sistematik dan evolusi

Genus Diomedea – Albatros besar

Referensi

  1. ↑ Nunn, Gary B.; Cooper, John; Jouventin, Pierre; Robertson, Chris J. R. & Robertson Graham G. (1996). "Evolutionary relationships among extant albatrosses (Procellariiformes: Diomedeidae) established from complete cytochrome-b gene sequences" (PDF). Auk. 113 (4): 784–801. doi:10.2307/4088857.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan