Selasa, 20 Oktober 2026
18:16 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Dinding panjat

Dinding panjat

fasilitas berupa tebing artifisial untuk olahraga panjat tebing

Bagikan:
250px-Olahraga_Panjat_Tebing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tebing buatan yang memiliki batu-batu untuk pegangan atlit.

Dinding panjat atau tebing buatan merupakan sebuah struktur artifisial untuk fasilitas olahraga panjat tebing.[1] Untuk alasan keamanan, fasilitas tebing buatan ini dilengkapi dengan tali, karabiner dan rungkup pendakian.[2][3]

Sejarah

Fasilitas panjat tebing yang paling awal, umumnya berupa struktur beton kecil dengan tonjolan-tonjolan batu berukuran sedang untuk pegangan tangan. Schurman Rock di Seattle, Washington, oleh beberapa pihak diyakini sebagai fasilitas dinding panjat buatan pertama di Amerika Serikat, yang didirikan pada tahun 1939.[4]

Dinding panjat buatan pertama di dunia tampaknya adalah dinding yang diprakarsai oleh Raja Belgia Leopold III pada tahun 1937 di dekat istananya. Hal ini didokumentasikan oleh Mark Sebille dalam bukunya Bel'Wall.

Pengembangan dinding panjat buatan modern dimulai di Britania Raya. Dinding pertama diciptakan pada tahun 1964 oleh Don Robinson, seorang dosen Pendidikan Jasmani di Universitas Leeds, dengan cara memasukkan potongan-potongan batu ke dinding koridor. Pusat panjat tebing komersial pertama di Britania Raya, The Foundry Climbing Centre, dibangun di Sheffield pada tahun 1991, yang secara tradisional merupakan pusat pendakian di Inggris karena kedekatannya dengan Peak District. Gimnasium panjat tebing dalam ruangan pertama di Amerika Serikat didirikan oleh Vertical World di Seattle pada tahun 1987. Terre Neuve di jantung kota Brussels (Belgia) juga dibuka pada tahun 1987. Tidak jelas gimnasium mana yang dibuka lebih dahulu.

Galeri

  • Medan
    Medan
  • Ingolstadt, Jerman
    Ingolstadt, Jerman
  • Krvavec, Slovenia
    Krvavec, Slovenia
  • Chamonix, Prancis
    Chamonix, Prancis
  • Indoor
    Indoor
  • Skarpa, Polandia
    Skarpa, Polandia
  • Lamongan
    Lamongan

Referensi

  1. ↑ antaranews.com (2025-05-07). "Apa itu olahraga panjat tebing? Ini pengertian dan jenis-jenisnya". Antara News. Diakses tanggal 2025-11-29.
  2. ↑ San, Laila (2022-10-03). "Alat-alat dalam Panjat Tebing". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-11-29.
  3. ↑ Sitorus, Sean Anggiatheda (2025-05-07). "Daftar alat panjat tebing yang harus dimiliki pemanjat". Antara News. Diakses tanggal 2025-11-29.
  4. ↑ McVicker, Katie (2015-08-27). "Rock climbing's history and rising popularity inspires Seattle festival". Parkways (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan