Rabu, 07 Oktober 2026
20:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Dinasti Pandya

Dinasti Pandya

wangsa Tamil kuno di Madura Selatan

Bagikan:
Dinasti Pandya
Pāṇṭiya Pēraracu
Bendera Pandya Nadu
Bendera
Wilayah terluas Dinasti Pandya tahun 1290 di bawah Maravarman Kulasekara Pandyan I.
Wilayah terluas Dinasti Pandya tahun 1290 di bawah Maravarman Kulasekara Pandyan I.
Ibu kota
Bahasa resmiTamil
Sanskrit[3][4]
Agama
DemonimPandiyar
PemerintahanMonarki
• 560–590 CE
Kadungon
• 1613–1618 CE
Varagunarama
Era SejarahAbad Pertengahan
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Chola
Tenkasi Pandya
Madurai Nayak
ksrKekaisaran
Wijayanagara
kslKesultanan
Delhi
krjKerajaan
Jaffna
Sekarang bagian dariIndia
Sri Lanka

Dinasti Pandya, juga disebut sebagai Pandya dari Madurai, adalah dinasti Tamil kuno di India Selatan dan satu di antara tiga kerajaan besar Tamilakam, bersama Chera dan Chola. Berdiri sejak abad ke-3 SM hingga ke-4 M, dinasti ini melewati dua periode dominasi kekaisaran, abad ke-6 hingga ke-10 M, dan di era Pandya Akhir (abad ke-13 hingga ke-14 M). Pandya memerintah wilayah yang luas, termasuk wilayah India Selatan saat ini dan Sri Lanka utara sebagai negara bawahan yang tunduk pada Madurai.

Referensi

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
  1. ↑ "Classical Indo-Roman Trade". Economic and Political Weekly (dalam bahasa Inggris). 48 (26–27). 2015-06-05.
  2. 1 2 Karashima, Noburu (2014). "The Fall of the Old States". Dalam Karashima, Noburu (ed.). A Concise History of South India: Issues and Interpretations. New Delhi: Oxford University Press. hlm. 173–74.
  3. ↑ Upinder Singh (2008). A History of Ancient and Early Medieval India: From the Stone Age to the 12th Century. Pearson Education India. hlm. 46. ISBN 978-81-317-1120-0. Kings of the Chola and Pandya dynasties also issued Tamil and bilingual Sanskrit–Tamil inscriptions.
  4. ↑ C. Sivaramamurti (1977). L'Art en Inde. H. N. Abrams. hlm. 60. ISBN 978-0-8109-0630-3. Thus the state language was Sanskrit whether the inscriptions were from the north or the south and whether the dynasty was Gupta, Vakatak[a], Vardhana, Maukhari, Pratihara, Paramara, Chandella, Pala, Sena, Gahadavala, Haihaya, Ganga, Pallava, Chola, Pandya, Chalukya, Rashtrakuta, or Vijayanagar[a]. Inscriptions were sometimes written in regional languages, but they invariably had a preface in Sanskrit.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan