Rabu, 30 September 2026
14:22 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu

Dimitri Obolensky

Bagikan:
Sir Dimitri Obolensky
Lahir
Pangeran Dmitriy Dmitrievich Obolensky

19 Maret/1 April 1918
St Petersburg
Meninggal23 Desember 2001 (usia 83)
Burford, Oxfordshire
PekerjaanSejarawan
Karier kepenulisan
Karya terkenalThe Byzantine commonwealth (1971)
Bread of Exile: a Russian family, ISBN 1-86046-511-0, Harvill Press

Sir Dimitri Obolensky FBA (St Petersburg 19 Maret/1 April 1918 – Burford, Oxfordshire 23 Desember 2001) adalah sejarawan yang terlahir di Rusia namun nantinya menetap di Inggris. Ia adalah Profesor Sejarah Rusia dan Balkan di Universitas Harvard dan pengarang berbagai karya historis, seperti The Byzantine commonwealth mengenai sejarah Romawi Timur.

Biografi

Obolensky lahir dengan nama Prince Dimitri Dimitrievich Obolensky dari pasangan Oangeran Dimitri Alexandrovich Obolensky (1882–1964) dan Maria Shuvalov (1894–1973). Ia adalah keturunan dari Rurik, Igor, Svyatoslav, St Vladimir dari Kiev, St Michael dari Chernigov, dan Pangeran Mikhail Semyonovich Vorontsov. Namun, seperti yang ditulis muridnya sendiri, "ia cukup waras untuk tahu bahwa Riurik mungkin tidak pernah ada."[1]

Catatan kaki

  1. ↑ S. Franklin, "Sir Dimitri Obolensky," Proceedings of the American Philosophical Society 148 (2004), 140.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan