Senin, 28 September 2026
10:55 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Dick Tamimi

Dick Tamimi
Lahir
Mohammad Sidiq Tamimi

(1922-02-13)13 Februari 1922
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 16 Februari 1978(16 Februari 1978-Kesalahan ekspresi: Kata "februari" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "februari" tidak dikenal.
Padamaran, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Indonesia
PekerjaanMiliter, pengusaha
Dikenal karenaPejuang kemerdekaan Indonesia
Orang tuaMohamad Tamimi (ayah)
Maswarijet (ibu)

Mohammad Sidik Tamimi, atau yang lebih populer dengan nama Dick Tamimi (13 Februari 1922 – 16 Februari 1978) adalah seorang militer serta pejuang kemerdekaan dan pengusaha Indonesia. Ia merupakan perwira penerbang TNI Angkatan Udara RI yang aktif berjuang pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sewaktu terjadinya Agresi Militer Belanda II (1948-1949).[1]

Pada pertengahan dekade 1960-an Dick Tamimi meninggalkan dunia kemiliteran dan beralih ke dunia usaha dengan mendirikan perusahaan rekaman PT Dimita Moulding Industries. Studio rekaman milik Dick Tamimi merupakan studio yang merilis album Koes Bersaudara dan Koes Plus dari Volume 1 sampai Volume 7. Pada tahun 1973, Dick menutup usahanya karena maraknya pembajakan.[2]

Dick Tamimi wafat pada 16 Februari 1978 dalam perjalanan pesawat ke Singapura. Pesawat yang dikemudikannya jatuh di Padamaran, Ogan Komering Ulu, Palembang dan jenazahnya baru diketemukan tanggal 21 Februari. Ia meninggal dalam usia 56 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata sehari setelah jenazahnya diketemukan. Ia meninggalkan seorang istri bernama Roekmini Akmam dan lima orang anak.

Referensi

  1. ↑ "Awal kedirgantaraan di Indonesia: perjuangan AURI 1945-1950" Irna Hanny Nastoeti Hadi Soewito, Nana Nurliana Suyono, Soedarini Suhartono, Yayasan Obor Indonesia. Diakses 24 Agustus 2013.
  2. ↑ "Dick Tamimi" Pusat Data Koes Bersaudara & Koes Plus, 14 Juli 2011. Diakses 24 Agustus 2013.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan