Sabtu, 31 Oktober 2026
17:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Dichaetaria

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Dichaetaria
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Genus: Dichaetaria
Nees ex Steud.[1]
Spesies:
D. wightii
Nama binomial
Dichaetaria wightii
Nees ex Steud.
Sinonim
  • Aristida linarifolia Rottler ex Hook.f.
  • Gymnopogon rigidus Thwaites
  • Gymnopogon wightii (Nees ex Steud.) Koord.

Dichaetaria adalah genus monotipik tumbuhan Asia Selatan dalam suku rumput-rumputan.[2][3][4][5] Satu-satunya spesiesnya adalah Dichaetaria wightii,[1] yang berasal dari India selatan dan Sri Lanka.[2]

Dichaetaria wightii adalah herba tahunan yang ramping dengan daun pipih yang sempit.[6][7]

Referensi

  1. 1 2 "Dichaetaria Nees ex Steud." Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 2024-11-18.
  2. 1 2 Quattrocchi, Umberto (26 April 2006). CRC World Dictionary of Grasses: Common Names, Scientific Names, Eponyms, Synonyms, and Etymology - 3 Volume Set. CRC Press. hlm. 620. ISBN 978-1-4200-0322-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Nees von Esenbeck, Christian Gottfried Daniel ex Steudel, Ernst Gottlieb von 1854. Synopsis Plantarum Glumacearum 1: 145-146 dalam bahasa Latin
  4. ↑ Tropicos, Dichaetaria Nees ex Steud.
  5. ↑ Grassbase - The World Online Grass Flora
  6. ↑ Gamble, James Sykes (1928). Flora of the Presidency of Madras: Ranunculaceae to Opiliaceae. West, Newman and Adlard. hlm. 1829.
  7. ↑ Bor, N. L. 1960. Grass. Burma, Ceylon, India & Pakistan i–767. Pergamon Press, Oxford


Ikon rintisan

Artikel bertopik Panicoideae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan