Jumat, 23 Oktober 2026
16:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Dibakar Banerjee

Dibakar Banerjee

Bagikan:
Dibakar Banerjee
250px-Dibankar_cropped_shanghai_press_conference.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
New Delhi, India
Pekerjaansutradara film, penulis latar
Masa aktif2006–sekarang
Dikenal karenaOye Lucky! Lucky Oye!

Dibakar Banerjee adalah seorang sutradara film dan penulis latar India, yang paling dikenal karena film-filmnya, Khosla Ka Ghosla (2006), Oye Lucky! Lucky Oye! (2008), yang juga iatulis, keduanya memenangkan Penghargaan Film Nasional.[1][2] Ia memulai kariernya dalam periklanan, dan dilanjutkan sebagai pembuat film, pada 2010 ia juga menyutradarai iklan Coca-Cola.[3][4]

Pada 2010, ia membuat film ketiganya, Love Sex aur Dhokha, di mana salah satu dari tiga sub-alurnya dalam film tersebut berdasarkan pada skandal Delhi MMS 2004 yang terkenal.[5]

Kehidupan awal dan pendidikan

Dibakar Banerjee lahir dan tumbuh di Jalan Rohtak Baru dekat Karol Bagh, di Delhi Barat, dan menempuh pendidikan di Sekolah Publik Bal Bharati, Delhi.[6][7][8]

Setelah menyelesaikan sekolahnya, ia bergabung dengan Institut Rancangan Nasional (IRN), Ahmedabad untuk mempelajari komunikasi visual dan rancangan grafis, namun ia meninggalkan intitut tersebut dua setengah tahun kemudian. Kembali ke New Delhi, ia bekerja dengan pembuat film audio-visual Sam Mathews.[8][9]

Karier

Ia bergabung dengan periklanan sebagai penulis salinan pada Shems Combit, TBWA Anthem, dan kemudian ia bergabung dengan Contract Advertising, Delhi, di mana ia berkarya bersama dengan Pradeep Sarkar, yang kemudian menjadi sutradara kreatif di agensi tersebut. Penulis latar Jaideep Sahni juga menjadi salah satu koleganya, yang kemudian menulis cerita, permainan latar, diaolog dan lirik Khosla Ka Ghosla.

Pada 1997, ia meninggalkan Contract untuk meluncurkan perusahaannya sendiri, 'Watermark', bersama dengan dua bekas teman NID, melakukan promosi untuk Channel V dan MTV dan Ad films untuk merek-merek utama. Bersama dengan teman dan mantan kolega Jaideep Sinha ia mengkonseptualisasikan film debut-nya "mengenai Delhi, berbasis di Delhi", Khosla Ka Ghosla (2006) yang dibintangi oleh Anupam Kher dan Boman Irani, yang melakukan pengambilan gambar di dalam dan di sekitar New Delhi. Film tersebut tidak hanya membuatnya mendapatkan pemberian tetapi juga sebuah Penghargaan Film Nasional dan lain-lain,[1][10] dan memasukkannya dalam daftar pembuat film baru yang mengirimkan tentang shift yang ditandai dalam tema-tema Bollywood, yang secara khusus berfokus pada cerita & karakter di dalam dan di sekitar Mumbai.[11][12]

Pada 2008, ia menulis dan menyutradarai film fitur keduanya, yang juga berlatar belakang di kota tempat tinggalnya Delhi,[3] Oye Lucky! Lucky Oye!, bersama dengan Abhay Deol dan Paresh Rawal, ditayangkan secara perdana di IFFI, Goa,[6] dan juga di MoMA, New York.[13] Secara komersial, film tersebut dirilis di mingguan 26/11, yang membuat film tersebut menjadi sleeper hit;[14] kemudian The New York Times mendeskripsikan film tersebut sebagai "sebuah campuran breezy dari satir dan realisme",[15] dan film tersebut memenangkan tiga Penghargaan Filmfare.

Pada 2010, ia menyutradarai film pertama India yang melakukan pengambilan gambar menggunakan Kamera Digital, Love Sex aur Dhokha (LSD), yang membuatnya mendapatkan sambutan secara kritikus.

Pada 2012, ia menyutradarai Shanghai, sebuah film thriller politik yang mengisahkan tentang sebuah pembunuhan, di mana Abhay Deol, yang menjadi pemeran utama dalam film sebelumnya Oye Lucky!, memerankan salah satu dari tiga karakter utama dari film tersebut, seorang pejawab IAS Tamil. Film tersebut juga dibintangi oleh salah satu bintang Bollywood paling populer, Emraan Hashmi. Film tersebut berdasarkan pada novel Yunani 1967 Z yang ditulis oleh Vassilis Vassilikos, yang juga dibuat dalam sebuah film karya Costa-Gavras.

Shanghai dirilis pada 8 Juni 2012.[16][17]

Kehidupan pribadi

Dibakar Banerjee menikah dengan Richa Puranesh, yang memiliki latar belakang pemasaran FMCG,[8] dan pasangan tersebut tinggal di Delhi selama beberapa tahun. Setelah kesuksesan Khosla Ka Ghosla, pasangan tersebut berpindah ke Mumbai dan tinggal di Parel, Mumbai bersama dengan putri mereka yang berusia 3 tahun.

Filmografi

Penghargaan

Referensi

  1. 1 2 "The first rush". Calcutta, India: The Telegraph (Kolkata). 14 Oktober 2006.
  2. ↑ Mukherjee, Aparajita (25 Januari 2010). "Dibakar gets lucky with Oye Lucky..." The Times of India.
  3. 1 2 "Banerjee ready with second film". Chennai, India: The Hindu. 31 Oktober 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ "Imran Khan makes debut in Coke ad". Indiatimes.com Movies. 11 Februari 2010.[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ "Delhi MMS scandal inspires Dibakar's 'Love, Sex Aur Dhoka'". The Indian Express. 29 Desember 2009.[pranala nonaktif permanen]
  6. 1 2 "Out to steal hearts". Chennai, India: The Hindu. 29 November 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-11-07. Diakses tanggal 2015-02-26.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "CUT TO DELHI". The Indian Express. 15 Februari 2009.
  8. 1 2 3 "The Quiet Riot: The middle class loves Dibakar Banerjee's films." Tehelka. 20 Februari 2010.[pranala nonaktif permanen]
  9. ↑ Sahu, Shambhu (23 Oktober 2006). "'You have to create a believable reality'". The Times of India.
  10. ↑ Taran Adarsh (22 September 2006). "Movie review: Khosla Ka Ghosla, Rocky". The Indian Express.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  11. ↑ Singh, Madhur (11 Oktober 2007). "Bollywood Changes Its Tune". TIME. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-08-24. Diakses tanggal 2015-02-26.
  12. ↑ "The old in the new: By subverting popular idioms, a new wave of filmmakers are redefining Hindi cinema". Screen. 28 Agustus 2009.
  13. ↑ Dasgupta, Priyanka (5 Juni 2009). "I plan to do a political thriller: Dibakar". The Times of India.
  14. ↑ "Role play". Screen. 3 Juli 2009.
  15. ↑ Rachel Saltz (4 Juni 2009). "The Variety of Life, Real and Imagined, in Movie-Mad India". The New York Times.
  16. ↑ "Abhay Deol in Dibakar's political thriller". Screen. 25 Desember 2009.
  17. ↑ "Abhay to learn Tamil". The Times of India. 24 Desember 2009.
  18. ↑ "National Film Awards: Priyanka gets best actress, 'Antaheen' awarded best film". The Times of India. 23 Januari 2010.
  19. ↑ http://www.mediasarkar.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1949:second-irds-film-awards-for-social-concern&catid=115:entertainment-&Itemid=231

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan