Jumat, 23 Oktober 2026
21:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Di'anmen

Di'anmen

Bagikan:
250px-%E5%9C%B0%E5%AE%89%E9%97%A8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerbang Di'an.

Di'anmen (Hanzi:地安门; harfiah: 'Gerbang Kedamaian Duniawi') adalah gerbang kekaisaran di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. Pertama kali dibangun pada zaman Kaisar Yongle dari Dinasti Ming, kemudian diperbaiki oleh Kaisar Shunzhi dari Dinasti Qing dan namanya sempat diubah menjadi Bei'anmen (Hanzi:北安门; harfiah: 'Gerbang Kedamaian Utara').[1][2] Gerbang ini dulunya berfungsi sebagai gerbang utara utama Kota Kekaisaran (gerbang selatan dinamakan Tiananmen, yang jauh lebih terkenal). Lokasi gerbang ini terletak di utara Taman Jingshan dan di selatan Menara drum dan lonceng. Pada 1954, Di'anmen dibongkar untuk proyek pembangunan jalan lingkar, upaya pemulihan mulai dilakukan sejak 2013.[1][2]

  • Di'anmen, antara tahun 1917 - 1919.
    Di'anmen, antara tahun 1917 - 1919.
  • Di'anmen, tahun 1950.
    Di'anmen, tahun 1950.

Referensi

  1. 1 2 "皇城地安门". 数字东城. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-05-01.
  2. 1 2 "老北京城的皇城城门". 北京网. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-04-28.
40px-WP-TranslationProject_TwoFlags.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailArtikel diterjemahkan dari halaman di en.wikipedia yang berjudul « Di'anmen ». 10 Agustus 2020
40px-WP-TranslationProject_TwoFlags.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailArtikel diterjemahkan dari halaman di zh.wikipedia yang berjudul « 地安門 ». 10 Agustus 2020


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan