Rabu, 28 Oktober 2026
22:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Dharmasurya Bhumi

Bagikan:
Dharmasurya Bhumi
Lahir(1942-10-15)15 Oktober 1942
Meninggal24 Juni 2020(2020-06-24) (umur 77)
PekerjaanBhikkhu

Bhikkhu Dharmasurya Bhumi Mahathera (15 Oktober 1942 – 24 Juni 2020) adalah pembimbing meditasi di Pusat Meditasi Giri mangala, Trawas.[1] Ia merupakan salah satu Bhikkhu senior di bawah naungan Sangha Agung Indonesia.

Biografi

Bhikkhu Dharmasurya Bhumi lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada tanggal 15 Oktober 1942.[2]

Bhikkhu Dharmasurya Bhumi menyelesaikan pendidikan di Universitas Airlangga, Surabaya.[2]

Ia meninggal di Rumah Sakit Santo Borromeus, Jl. Ir. H. Juanda, Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 24 Juni 2020 jam 14:25 WIB

Kehidupan spiritual

Bhikkhu Dharmasurya Bhumi mengenal Buddha dari cerita ibunya saat masih belajar di Sekolah Rakyat. Ia mulai aktif mengenal ajaran Buddha semasa menjalani pendidikan di Universitas Airlangga.[3] Ia memiliki beberapa guru belajar, yaitu Jinapiya (Titha Tetuko), Agga Jinamitto, Achan Samathivatra, dan Achan Tet. ia ditahbiskan sebagai bhikkhu (upasampada) oleh Ashin Jinarakkhita pada tanggal 28 Oktober 1973.[2]

Meditasi Vipassana

Bhikkhu Dharmasurya Bhumi pertama megikuti meditasi Vipassana pada tahun 1968 di Vihara Viluvaranam, Ngadat, Batu, Malang atas permintaan Bhikkhu Jinapia.[3] Hingga kini, ia menjadi pembimbing meditasi di Pusat Meditasi Giri mangala, Trawas.[1]

Hasil karya

Bhikkhu Dharmasurya Bhumi menghasilkan beberapa karya tulis, yaitu:

  1. Melihat Pohon Bodhi
  2. 7 Tingkat Pemurnian dan Komentarnya
  3. Mengikuti Jejak Sang Buddha

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Buddhis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan