Sabtu, 03 Oktober 2026
10:23 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Deteksi tepi

metode pengolahan citra

Bagikan:

Deteksi tepi adalah cara-cara matematis untuk mengenali titik-titik dalam citra digital yang kecerahannya berubah drastis atau, secara formal, memiliki diskontinuitas. Titik-titik yang mengalami perubahan kecerahan secara drastis biasanya berada dalam suatu garis atau kurva yang disebut sebagai tepi. Deteksi tepi adalah alat dasar dalam pengolahan citra digital, penglihatan mesin, dan penglihatan komputer, khususnya dalam bidang deteksi fitur dan ekstraksi fitur.[1]

Latar belakang

500px-%C3%84%C3%A4retuvastuse_n%C3%A4ide.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Deteksi tepi Canny yang diterapkan ke sebuah foto

Tujuan deteksi perubahan tajam pada kecerahan citra adalah untuk menangkap kejadian dan perubahan penting. Dapat ditunjukkan bahwa, dengan asumsi umum pembentukan citra, diskontinuitas kecerahan citra dapat berasal dari[2][3]

  • diskontinu kedalaman,
  • diskontinu orientasi bidang,
  • perubahan sifat material, dan
  • variasi pencahayaan ruang.

Pada kasus ideal, hasil penerapan pendeteksi tepi terhadap citra dapat menghasilkan himpunan kurva yang terhubung yang menunjukkan batasan/tepian objek, batasan penanda bidang, dan kurva batasan orientasi bidang. Jadi, penerapan algoritma deteksi tepi terhadap citra dapat mengurangi jumlah data yang diolah secara signifikan dan membuang informasi-informasi yang kurang relevan tanpa mengurangi struktur dalam citra. Jika deteksi tepi berhasil, tugas selanjutnya dalam menafsirkan isi informasi citra akan mudah. Namun, hasilnya tidak selalu ideal untuk citra dunia nyata dengan kompleksitas sedang ke atas.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Umbaugh, Scott E (2010). Digital image processing and analysis: human and computer vision applications with CVIPtools (Edisi 2). Boca Raton, FL: CRC Press. ISBN 978-1-4398-0205-2.
  2. ↑ "Interpreting line drawings as three-dimensional surfaces". Artificial Intelligence. 17 (1–3): 75–116. 1981.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  3. ↑ Lindeberg, Tony (2001) [1994], "Edge detection", dalam Hazewinkel, Michiel (ed.), Encyclopedia of Mathematics, Springer Science+Business Media B.V. / Kluwer Academic Publishers, ISBN 978-1-55608-010-4
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan