Rabu, 14 Oktober 2026
13:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Pemindahan penduduk di Uni Soviet

Pemindahan penduduk di Uni Soviet

Bagikan:
250px-Sybiracy_%28deportacje_1940-1941%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para keluarga Polandia dideportasi saat pendudukan Soviet di Kresy pada 1940. Sejumlah orang Polandia diusir dari rumah mereka dan dikirim ke Siberia dalam jumlah ratusan ribu

Pemindahan penduduk di Uni Soviet dapat diklasifikasikan dalam kategori-kategori besar berikut ini: deportasi penduduk kategori "anti-Soviet" (sering diklasifikasikan sebagai "musuh proletar"), deportasi seluruh suku bangsa, pemindahan tenaga kerja, dan migrasi terorganisir untuk mengisi wilayah yang telah mengalami pembersihan etnis.

Pada umumnya tempat-tempat yang menjadi tujuan adalah kawasan terpencil tak berpenduduk (lihat pemukiman paksa di Uni Soviet), termasuk proses deportasi warga negara non-Soviet dari negara-negara di luar Uni Soviet. Secara keseluruhan, migrasi paksa internal tersebut diperkirakan berdampak pada sekitar 6 juta orang.[1][2]

Sekitar 1 sampai 1.5 juta orang tewas akibat deportasi, dan dari beberapa peristiwa tersebut Deportasi Tatar Krimea diakui sebagai genosida oleh Ukraina, Austria 1945-1955, dan deportasi orang Chechnya diakui sebagai genosida oleh Parlemen Eropa.[3][4][5][6]

Catatan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan