Rabu, 30 September 2026
02:07 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Toko serba ada di Jepang

Toko serba ada di Jepang

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
250px-Mitsukoshi01_1024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mitsukoshi di Nihonbashi, Tokyo
250px-Hiroshige%2C_Sugura_street.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah ukiyo-e tahun 1856 menggambarkan Echigoya, saat ini Mitsukoshi.

Toko serba ada di Jepang disebut sebagai hyakkaten (百貨店) atau depāto (デパート), sebuah perubahan dari istilah bahasa Inggris.

Sejarah

Toko serba ada "bergaya modern" pertama di Jepang adalah Mitsukoshi,[1] didirikan pada tahun 1904, yang berakar dari toko kimono bernama Echigoya dari tahun 1673. Meski begitu, ketika menilik akarnya, Matsuzakaya memiliki sejarah yang lebih panjang, sejak tahun 1611. Toko kimono berubah menjadi toko serba ada pada tahun 1910. Pada tahun 1924, toko Matsuzakaya di Ginza mengizinkan sepatu jalanan untuk dikenakan di dalam ruangan, sesuatu yang inovatif pada saat itu.[2] Toko serba ada yang awalnya toko kimono ini mendominasi pasar pada awal sejarahnya. Mereka menjual, atau bahkan memajang, produk mewah, yang berkontribusi pada atmosfer mutakhir mereka. Asal lain toko serba ada di Jepang adalah dari perusahaan kereta api. Ada banyak operator kereta api swasta di negara ini dan, dari tahun 1920-an, mereka mulai membangun toko serba ada yang terhubung langsung ke termini jalur mereka.[3] Seibu dan Hankyu adalah contoh tipikal dari tipe ini.[4]

Karakteristik

Sejak tahun 1980-an, toko serba ada di Jepang telah menghadapi persaingan ketat dari pasar swalayan dan toko kelontong, secara bertahap kehilangan keberadaannya.[5] Namun, depāto adalah benteng dari beberapa aspek konservatisme budaya di negara ini. Pemberian sertifikat hadiah untuk toko serba ada bergengsi digunakan sebagai hadiah formal di Jepang.[6]

Toko serba ada di Jepang umumnya menawarkan berbagai layanan dan dapat mencakup penukaran valuta asing, reservasi perjalanan, penjualan tiket untuk konser lokal, dan acara lainnya.[5]

Karena akarnya, banyak toko serba ada di Jepang memiliki bagian yang diperuntukkan untuk kimono dan kerajinan tradisional Jepang, termasuk tembikar dan barang kerajinan lak. Lantai bawah tanah biasanya memiliki toko grosir dan pujasera, dan di atapnya mungkin terdapat taman dan toko akuarium, hewan peliharaan, dan area bermain anak-anak.[5]

Jam operasional biasanya dari pukul 10 pagi sampai pukul 8 malam. Beberapa tutup satu hari dalam seminggu, sering kali pada hari kerja.[7]

Referensi

  1. ↑ "「あの日から 日本経済の転機」デパートメントストア宣言 近代百貨店の産声". Tokyo Shimbun. 19-12-2007.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ "松坂屋「ひと・こと・もの」語り" (dalam bahasa Jepang). Matsuzakaya.co.jp. Diakses tanggal 02-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  3. ↑ MacPherson, Kerrie L. (2013). Asian Department Stores. Taylor & Francis. hlm. 162. ISBN 9781136783012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "「ジェイアール百貨店」「南海百貨店」がない理由" (dalam bahasa Jepang). My Navy News. 01-07-2012. Diakses tanggal 02-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  5. 1 2 3 "東京の百貨店が大きなスタートを切った経緯" (dalam bahasa Jepang). Real News On-Line. 25-05-2021. Diakses tanggal 02-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  6. ↑ "快気祝いに贈ったらだめなものとは お見舞いのお返しの注意点" (dalam bahasa Jepang). Ring Bell. 30-12-2020. Diakses tanggal 02-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  7. ↑ "Department Stores" (dalam bahasa Inggris). japan-guide.com. Diakses tanggal 02-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Department stores in Japan.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan