Minggu, 08 November 2026
07:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Denjapi

makanan khas daerah

Bagikan:

Denjapi adalah "dendeng" yang terbuat dari jantung pisang. Dendeng yang biasanya dibuat dari daging dicoba untuk dibuat dari bahan lain, dalam hal ini jantung pisang, bahan yang biasanya kurang bermanfaat.[butuh rujukan] Bentuk dan rasanya mirip dendeng daging[butuh rujukan] yaitu persegi, tipis, berserat, warnanya kecokelatan, rasanya manis, dengan aroma rempah yang tajam.

Dendeng jantung pisang ini merupakan inovasi yang dimunculkan Bambang Eko Putro[1] yang menjadi Pimpinan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Warga di Komplek Puri Cipageran Indah Cimahi, sehingga dianggap sebagai makanan khas dari Kota Cimahi. Ide tersebut awalnya dipraktikkan untuk memberikan pendidikan dan pemberdayaan tehadap anak didiknya di bangku Kejar Paket A dan Paket B sejak tahun 2003. Kini sudah mampu diproduksi 300-400 pak sehari.[butuh rujukan] Produk itu pun kemudian dipasarkan di sekitar Cimahi dan dititipkan di sejumlah anggota koperasi Barak yang juga dipimpin Bambang dan tersebar di sejumlah kota/kabupaten di Jawa Barat. Kini, mereka juga sudah memiliki perwakilan di Surabaya, Bogor, dan Jakarta. Bahkan Denjapi pernah disertakan dalam Agro & Food Expo tanggal 18-21 Mei 2006 di Austria dan mendapat pesanan dari sana yang difasilitasi Dinas Peridustrian dan Perdagangan Agro Jawa Barat.

Pembuatan dan kandungan gizi

Denjapi dibuat dengan memanfaatkan jantung pisang batu, siam, kepok, atau beberapa jenis jantung pisang lainnya. Kemudian diolah sedemikian rupa, mulai ditumbuk, diberi resep bumbu, dicetak, lalu dioven. Seiring dengan perkembangannya, produksi Denjapi mendapat perhatian dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral yang bekerja sama dengan Creata LPPM Institut Pertanian Bogor.[1] Mereka memberikan bantuan berupa alat pengering 'terbarukan' yang berbentuk rumah kaca dengan memanfaatkan energi matahari. Dengan diberikannya alat itu, kualitas Denjapi bisa lebih baik hingga bertahan hingga 2 bulan untuk yang siap saji dan sampai 6 bulan untuk yang setengah matang.[1]

Karena terbuat dari jantung pisang, Denjapi bisa dijadikan makanan alternatif bagi para vegetarian yang ingin makan dendeng. Dari hasil analisis laboratorium[butuh rujukan] diketahui kandungan gizinya terdiri dari protein 12,051%, karbohidrat 34,831%, lemak total 13,050%.[butuh rujukan] Makanan ini telah mempunyai izin dari Departemen Kesehatan dan telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. [butuh rujukan]

Referensi

  1. 1 2 3 "Harian Pikiran Rakyat: Denjapi, Makanan Khas Cimahi". Pikiran-Rakyat.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2004-12-27. Diakses tanggal 2004-12-27.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan