Selasa, 13 Oktober 2026
14:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Demiliterisasi

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Demiliterisasi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(April 2013)
Wiktionary logo
Lihat entri demiliterisasi di kamus bebas Wikikamus.

Demiliterisasi adalah pengurangan tentara, senjata, atau kendaraan militer suatu negara ke batas minimum yang telah disepakati. Demiliterisasi biasanya merupakan hasil dari perjanjian damai yang mengakhiri perang atau konflik besar. Pengurangan drastis secara sukarela yang dilakukan oleh tentara yang menang dalam suatu perang disebut demobilisasi.

Demiliterisasi adalah kebijakan di sejumlah negara setelah Perang Dunia I. Pada masa setelah Perang Dunia I, Britania Raya sangat berkurang kekuatan militernya.

Konversi dari kekuatan militer atau paramiliter menjadi seorang warga sipil juga disebut demiliterisasi. Misalnya demiliterisasi Polizia di Stato Italia pada tahun 1981, dan Gendarmerie (polisi federal) Austria bergabung dengan kepolisian nasional, membuat sebuah badan sipil baru.

Demiliterisasi juga dapat merujuk kepada kebijakan memperkerjakan oleh pasukan Sekutu selama pendudukan Jepang dan Jerman setelah Perang Dunia II.[1]

Demiliterisasi juga dapat merujuk kepada pengurangan satu atau lebih jenis senjata atau sistem persenjataan. Lihat: Pengendalian senjata.

Hal ini juga dapat merujuk pada demiliterisasi area spesifik, seperti zona penyangga antara negara-negara yang sebelumnya terlibat dalam konflik bersenjata, lihat: zona demiliterisasi.

Contoh demiliterisasi antara lain:

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan