Selasa, 03 November 2026
20:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Demensia frontotemporal

Bagikan:

Demensia frontotemporal (Bahasa Inggris: frontotemporal dementia, DFT) adalah gejala klinis dari degenerasi lobus frontotemporal. Kondisi ini ditandai oleh kerusakan neuron yang bersifat progresif yang mengenai terutama lobus frontal dan lobus temporal. Biasa 70% dari neuron spindle mengalami kerusakan, sedangkan neuron tipe lainnya tetap utuh.[1]

Prevalensi DFT adalah 20% dari demensia onset dini, tertinggi kedua setelah Penyakit Alzheimer.[2]

Tanda dan gejala DFT antara lain, adanya perubahan signifikan pada tingkah laku dan hubungan sosial, sikap apati, emosi yang tumpul, dan defisit bahasa ekspresif dan reseptif.

Referensi

  1. ↑ Gontkovsky, Samuel T.; Burack, Charles M. (2015). "The Socializing Brain: Understanding the Relationship Between Social Interactions and the Central Nervous SystemThe Socializing Brain: Understanding the Relationship Between Social Interactions and the Central Nervous System". PsycCRITIQUES. 6060 (1212). doi:10.1037/a0038948. ISSN 1554-0138.{{cite journal}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 86
  2. ↑ Snowden, Julie S.; Neary, David; Mann, David M. A. (2002-02). "Frontotemporal dementia". British Journal of Psychiatry (dalam bahasa Inggris). 180 (2): 140–143. doi:10.1192/bjp.180.2.140. ISSN 0007-1250.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan