Selasa, 20 Oktober 2026
09:10 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Dekolonialitas

Dekolonialitas

Bagikan:
250px-De_R._Hazoum%C3%A8_%28Le_Voyage_%C3%A0_Nantes_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merupakan aliran pemikiran yang diagungkan oleh gerakan sosial politik Amerika Latin yang berfokus untuk menghasilkan uang gagasan keilmuan yang seringkali teori pengetahuannya masih sangat ke barat-baratan. Aliran ini mengecam penerimaan secara umum akan keilmuan barat dan juga secara umum akan keilmuan barat dan juga unggulan budaya barat yang memiliki kekuasaan tertinggi sebagai dasar dari imperialisme barat.

Dekolonialitas (secara harfiah berarti penghilangan penjajahan) merupakan aliran pemikiran yang diagungkan oleh gerakan sosial-politik Amerika Latin yang berfokus untuk menghasilkan ulang gagasan keilmuan yang sering kali teori pengetahuannya masih sangat kebarat-baratan. Aliran ini mengecam penerimaan secara umum akan keilmuan Barat dan juga pengunggulan budaya barat yang memiliki kekuasaan tertinggi sebagai dasar dari imperialisme (kepenguasaan) Barat.[1]

Maksud Keilmuan

Pandangan dekolonialitas sendiri mencakup berbagai macam bentuk teori kritis, dan dalam keilmuan akademis ia mempelajari dan menganalisis tentang perbedaan kelas, penelitian kelamin, penellitian etnis dan ras, serta penelitian wilayah. Dekolonialitas juga dianggap mempelajari unsur penguraian dan kebijaksanaan dari "pilihan-pilihan untuk melawan dan memutus rantai keterikatan dari [...] kandungan kekuatan penjajahan[2] atau "kandungan kemoderenan" yang sering kali berakar dari penjajahan. Pandangan dekolonialitas juga memercayai bahwa walaupun secara resmi penjajahan telah berakhir dengan berhentinya penjajahan di benua Amerika pada abad ke-18 dan ke-19, serta pemberhentian penjajahan besar-besaran di negara-negara Selatan pasca Perang Dunia II, imperialisme Barat dan globalisas masih mempertahankan kesenjangan antara negara-negara adidaya dan negara-negara berkembang.

Menurut Quijano, kandungan kekuatan penjajahan negara-negara Barat menciptakan kesenjangan dan marjinalisasi sosial dalam konteks ras, etnisitas, nasionalitas, sosial, serta sejarah sehingga dekolonialitas selalu sepadan dengan upaya pelepasan dari penghasilan ilmu yang kebarat-baratan. Dekolonialitas juga merujuk pada pendekatan penguraian terhadap sebab-sebab seperti pelaksanaan sosioekonomi dan politik yang jauh dari pelaksanaan dan pandangan kebarat-baratan.

Sebagai gerakan sosial, dekolonialitas juga dipandang sebagai gerakan untuk melepaskan diri dari pemikiran, pelaksanaan, kaidah, nilai, dan kesusilaan yang berasal dari warisan penjajahan untuk mencapai sebuah masyarakat yang "terbebas dari kesenjangan, kejahatan, pemerasan, serta penguasaan yang jahat."

Rujukan

  1. ↑ Quijano, Aníbal (2007-03-01). "Coloniality and Modernity/Rationality". Cultural Studies. 21 (2–3): 168–178. doi:10.1080/09502380601164353. ISSN 0950-2386.
  2. ↑ "coaccess". apps.crossref.org. doi:10.1215/9780822394501. Diakses tanggal 2021-10-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan