Minggu, 18 Oktober 2026
10:30 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Deklarasi Alma Ata

Bagikan:

Deklarasi Alma-Ata ditetapkan oleh International Conference on Primary Health Care (PHC) di Almaty (sebelumnya disebut Alma-Ata), Kazakhstan (saat ini bernama Republik Sosialis Soviet Kazakhstan ), pada tanggal 6-12 September 1978.[1] Deklarasi ini menyatakan bahwa pemerintah, pekerja kesehatan, dan komunitas dunia perlu mengambil tindakan segera untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan semua orang. Deklarasi ini adalah deklarasi pertama yang menggarisbawahi pentingnya pelayanan kesehatan primer. Semenjak itu, pendekatan yang menekankan pelayanan kesehatan primer telah diterima oleh negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai kunci untuk mewujudkan "Kesehatan Untuk Semua".

Deklarasi Alma-Ata juga dikritik karena banyak yang berpendapat bahwa semboyan "Kesehatan untuk Semua pada tahun 2000" tidak mungkin diwujudkan dan bahwa deklarasi tersebut dianggap tidak memiliki sasaran yang jelas. Dalam artikelnya "The Origins of Primary Health Care and Selective Primary Health Care", Marcos Cueto mengklaim bahwa deklarasi itu dicap tidak realistis, idealistis, dan terlalu luas cakupannya.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan