Minggu, 04 Oktober 2026
10:46 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Deiksis

Bagikan:

Deiksis adalah kata atau frasa yang rujukannya tidak tetap.[1] Ada tiga jenis deiksis, yaitu deiksis ruang (misalnya ini, di situ, dan begitu), deiksis persona (misalnya saya, kamu, dan ia), dan deiksis waktu (misalnya kemarin, sekarang, dan besok). Ketiga jenis deiksis ini bergantung pada interpretasi para peserta komunikasi yang berada di dalam konteks yang sama.[2]

Bentuk deiksis

Deiksis ruang

Deiksis ruang berkaitan dengan lokasi relatif penutur dan mitra tutur yang terlibat di dalam interaksi.[butuh rujukan]

Deiksis personal

Deiksis personal dapat dilihat pada bentuk-bentuk pronomina. Bentuk-bentuk pronomina itu sendiri dibedakan atas pronomina orang pertama, pronomina orang kedua, dan pronomina orang ketiga. Di dalam Bahasa Indonesia, bentuk ini masih dibedakan atas bentuk tunggal dan bentuk jamak sebagai berikut.[3]

  • Orang pertama: tunggal (aku, saya); jamak (kami, kita)
  • Orang kedua: tunggal (engkau, kamu, Anda); jamak (kamu semua, Anda semua kalian)
  • Orang ketiga: tunggal (ia, dia, beliau); jamak (mereka)

Deiksis waktu

Deiksis waktu berkaitan dengan waktu relatif penutur atau penulis dan mitra tutur atau pembaca.[butuh rujukan] Pengungkapan waktu di dalam setiap bahasa berbeda-beda. Dalam bahasa Indonesia mengungkapkan waktu dengan sekarang untuk waktu kini, tadi dan dulu untuk waktu lampau, nanti untuk waktu yang akan datang. Hari ini, kemarin, dan besok juga merupakan hal yang relatif, dilihat dari kapan suatu ujaran diucapkan.

Catatan kaki

  1. ↑ Chaer, 2010, hlm. 31
  2. ↑ Kushartanti, 2009, hlm. 111
  3. ↑ Utama, Harits (2012). "Pemakaian Deiksis Persona dalam Bahasa Indonesia". Students e-Journal. 1 (1): 7.

Bibliografi

  • Chaer, A. (2010), Kesantunan Berbahasa, Jakarta: Rineka Cipta
  • Kushartanti (2009), "Pragmatik", Pesona Bahasa, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama{{citation}}: Parameter tidak dikenal |editors= diabaikan (|editor= disarankan)
  • Purwo, B.K. (1984), Deiksis dalam Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik linguistik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan