Minggu, 27 September 2026
02:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

De Preangerbode

De Preangerbode adalah sebuah surat kabar di Hindia Belanda yang terbit di Bandung antara 1896 dan 1957. Pemimpin redaksinya antara lain J.H.L.E van Meeverden (1896-?), Johan Fabricius (1896? -1902), G.L. la Bastide (1902-1906), Th.E. Stufkens (1906-1921), C.W Wormser (1921-1942), dan J.P. Verhoek (1950-1956). [butuh rujukan]

Awalnya, surat kabar itu hanya terbit pada Senin, dengan edisi perdana terbit Senin, 6 Juli 1896.[1] Dalam sepuluh tahun pertamanya, surat kabar ini memiliki nama, "Berita dan Iklan untuk Masyarakat Preanger - Surat Kabar Aktual".[2] Sejak 1923 sampai sekitar 1957 nama mereka berubah menjadi "Harian Masyarakat Indo De Preangerbode". Orang-orang lebih familiar menyebutnya secara singkat, "De Preangerbode".

Nama "Preanger" (Sunda: Priangan atau Parahyangan) diambil dari daerah pengunungan di Kota Bandung, selatan Batavia, yang menjadi kota pemerintahan kolonial Belanda. Sekitar 1800 terjadi pertumbuhan ekonomi yang pesat di sana atas perkebunan teh dan kopi sehingga masyarakat kolonial sangat membutuhkan suplai berita lokal. Surat kabar ini lantas juga memuat iklan.

De Preangerbode didirikan oleh Johan Fabricius dan seorang rekannya, serta diterbitkan oleh J.R. De Vries & Co. di Bandung. Pada 1902 Fabricius jatuh sakit dan kembali ke Belanda; kemudian ia menjual kepemilikan koran ini kepada Kolff & Co. Kolff & Co. kembali menjualnya pada 1913 ke manajer cabang di Bandung, I. Vorkink, dan pada 1920-an Vorkink juga menjual sebagian hak ciptanya kepada C.W. Wormser, yang saat itu menjabat sebagai pemimpin redaksi.

De Preangerbode terkenal atas reputasi jurnalistiknya. Fabricius mengawalinya dengan menuliskan pandangan yang tajam, sementara G.L. La Bastide ia memperkenalkan perspektif etis kepada masyarakat Indonesia. Di bawah kepemimpinan C.W. Wormser, koran tersebut menjadi lebih konservatif dan ke depannya berakhir seperti ini.

Pada akhir Maret 1919, sebuah banjir besar melanda Kota Bandung. Banjir itu menggenangi kantor dan percetakan koran De Preangerbode yang beralamat di Jalan Raya Pos 56-58. Ruang mesin, percetakan, dan ruang komposisi dipenuhi air. Edisi pagi koran Preangerbode tanggal 29 Maret 1919 tidak dapat dicetak dan diterbitkan. Untunglah, koran edisi sore masih bisa mereka terbitkan.

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Voorpagina van De Preanger-bode, 1e jaargang, nr. 1, via Delpher
  2. ↑ Tim Redaksi dan Administrasi. (06/07/1896). "De Preangerbode: Nieuws- en Advertentieblad voor De Preanger-Regentschappen". De Preangerbode. Diakses tanggal 06/05/2020.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan