Minggu, 25 Oktober 2026
19:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Dawai kosmik

Bagikan:

Dawai kosmik adalah cacat topologis satu dimensi hipotetis yang diduga dapat terbentuk selama suatu transisi fasa akibat keruntuhan simetri pada alam semesta awal, ketika topologi dari keadaan vakum yang berkaitan dengan keruntuhan simetri tersebut tidak bersifat tersambung sederhana.

Dalam uraian yang lebih sederhana, dawai kosmik dapat dipahami sebagai cacat hipotetis yang panjang dan sangat tipis pada struktur ruang. Objek ini diperkirakan terbentuk pada masa awal alam semesta melalui proses di mana sejumlah simetri mengalami keruntuhan. Gagasan mengenai keberadaan dawai kosmik pertama kali diajukan oleh fisikawan teoretis Tom Kibble pada dekade 1970-an.[1]

Proses pembentukan dawai kosmik sering dianalogikan dengan munculnya ketidaksempurnaan pada batas butir kristal dalam cairan yang membeku, atau retakan yang terbentuk ketika air berubah menjadi es. Transisi fasa yang melahirkan dawai kosmik kemungkinan besar terjadi pada saat-saat paling awal dalam evolusi alam semesta, segera setelah inflasi kosmologis, dan merupakan prediksi yang cukup umum baik dalam kerangka teori medan kuantum maupun teori dawai mengenai alam semesta awal.

Referensi

  1. ↑ Kibble, Tom W K (1976). "Topology of cosmic domains and strings". Journal of Physics A: Mathematical and General. 9 (8): 1387–1398. Bibcode:1976JPhA....9.1387K. doi:10.1088/0305-4470/9/8/029.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan