Minggu, 01 November 2026
03:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

David Maier

Bagikan:

David Maier (lahir 2 Juni 1953) adalah Profesor Maseeh bidang Teknologi Baru di Departemen Ilmu Komputer di Universitas Negeri Portland. Lahir di Eugene, Oregon, ia pernah menjadi dosen fakultas ilmu komputer di Universitas Negeri New York di Stony Brook (1978–82), Oregon Graduate Center (OGC, 1982–2001), Universitas Wisconsin (UW, 1997–98), Universitas Kesehatan & Sains Oregon (2001–sekarang) dan Universitas Nasional Singapura (2012–15). Ia memegang gelar BA dalam Matematika dan Ilmu Komputer dari Universitas Oregon (Honors College, 1974) dan gelar Ph.D. dalam Teknik Elektro dan Ilmu Komputer dari Universitas Princeton (1978).

Maier pernah menjabat sebagai ketua komite program ACM SIGMOD. Ia juga menjabat sebagai editor asosiasi ACM Transactions on Database Systems. Maier telah berkonsultasi dengan Tektronix, Inc., Servio Corporation, Microelectronics and Computer Technology Corporation (MCC), Digital Equipment Corporation, Altair Engineering, Honeywell, Texas Instrument, IBM, Microsoft, Informix, Oracle Corporation, NCR, dan Object Design, serta beberapa lembaga pemerintah. Ia adalah anggota pendiri Data-Intensive Systems Center (DISC), sebuah proyek bersama OGI dan Portland State University. Ia adalah penulis buku tentang basis data relasional, pemrograman logika, dan basis data berorientasi objek, serta makalah dalam teori basis data, teknologi berorientasi objek, dan basis data ilmiah. Ia menerima Penghargaan Peneliti Muda Kepresidenan dari National Science Foundation pada tahun 1984 di OGC, dan dianugerahi Penghargaan Inovasi SIGMOD Edgar F. Codd tahun 1997 atas kontribusinya dalam objek dan basis data di UW. Ia juga merupakan Anggota ACM.[1]

Maier menetapkan beberapa hasil paling awal tentang penggunaan model relasional. Bersama dengan penasihat tesisnya, Jeffrey Ullman, dan sesama mahasiswa di Princeton, termasuk Alberto O. Mendelzon dan Sagiv, ia ikut menulis sejumlah makalah berpengaruh yang menjabarkan isu-isu fundamental dan pendekatan untuk basis data relasional. Dalam makalah yang sekarang terkenal (Maier, Mendelzon dan Sagiv, ACM Trans. Database Syst. 1979), ia memperkenalkan metode "chase", sebuah metode untuk menguji implikasi ketergantungan data yang sekarang banyak digunakan dalam literatur teori basis data. Karya ini sangat berpengaruh: metode ini digunakan, secara langsung atau tidak langsung, setiap hari oleh orang-orang yang merancang basis data, dan digunakan dalam sistem komersial untuk memikirkan tentang konsistensi dan kebenaran dari sebuah desain data. Aplikasi baru dari metode "chase" dalam manajemen metadata dan pertukaran data ini masih terus ditemukan. Ia dianggap sebagai pencetus istilah Datalog.[2]

Referensi

  1. ↑ David Maier, Alberto O. Mendelzon, Yehoshua Sagiv: Testing Implications of Data Dependencies. ACM Trans. Database Syst. 4(4): 455-469 (1979).
  2. ↑ Serge Abiteboul, Richard Hull, Victor Vianu: Foundations of databases. p305 .

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan