Senin, 02 November 2026
06:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
David K. Wyatt

David K. Wyatt

Bagikan:
David K. Wyatt
David_K._Wyatt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir
David Kent Wyatt

(1937-09-21)21 September 1937
Fitchburg, Massachusetts, Amerika Serikat
Meninggal14 November 2006(2006-11-14) (umur 69)
Ithaca, New York, Amerika Serikat
Pasangan menikahAlene Wilson
Anak3
Karya akademik
DisiplinSejarawan
InstitusiUniversitas Cornell
Minat utama
Sejarah Asia Tenggara

David Kent Wyatt (21 September 1937 –14 November 2006) adalah seorang sejarawan Amerika dan penulis yang mempelajari Thailand. Dia mengajar di Universitas Cornell dari 1969 hingga 2002, dan juga bertindak sebagai Ketua dari Jurusan Sejarah Universitas Cornell dan presiden Asosiasi Pembelajaran Asia pada 1993. Bukunya Thailand: A Short History telah menjadi buku standari mengenai Sejarah Thailand dalam Bahasa Inggris.[1][2]

Biografi

Kehidupan awal

David K. Wyatt lahir di Fitchburg, Massachusetts, pada 21 September 1937.[1] Dia dibesarkan di Iowa. Dia mempelajari filosofi di Universitas Harvard, dan menerima gelar B.A. pada 1959. Dia belajar lebih lanjut di Universitas Boston dan Universitas Cornell, dimana dia lulus dengan gelar M.A. pada 1960 dan Ph.D. pada 1966, keduanya di sejarah.[1] Disertasinya, yang membahas reformasi politik di Thailand, diterbitkan pada 1969 sebagai Thailand: The Politics of Reform. Dia belajar berbicara Thai secara fasih. Dia menikahi Alene Wilson, dan memiliki tiga anak dan lima cucu.

Karier

Sebelum menerima doktoratnya, Wyatt mengambil posisi mengajar di Universitas London Sekolah Pembelajaran Oriental dan Afrika–dimana dia mengajar hingga 1968. Setelah mengajar setahun di Universitas Michigan, dia kembali ke Jurusan Sejarah Cornell pada 1969–tahun yang sama dia bertindak sebagai penasehat doktoral bagi sejarawan Benjamin Batson dan mengajar disana hingga pensiun pada 2002. Dia merupakan Kepala Jurusan untuk beberapa waktu.[1] Dia adalah presiden Asosiasi Pembelajaran Asia pada 1993.

Pada Oktober 2005, dia menjual perpustakaannya-terdiri dari sekitar 15,000 volume, kebanyakan ditulis dalam Bahasan Thailand, termasuk jurnal kerajaan Thailand-kepada Koleksi Asia Tenggara di Universitas Ohio.[3]

Kematian

Wyatt didiagnosa mengalami multiple sclerosis pada 1995, namun lanjut melakukan perjalanan secara ekstensif hingga kematiannya. Dia meninggal pada usia 69 pada 14 November 2006, dari komplikasi emfisema dan gagal jantung di Hospicare Residence di Ithaca, New York.[1]

Karya yang dikenal

  • The Politics of Reform in Thailand: Education in the Reign of King Chulalongkorn (1969)
  • Thailand: A Short History (1982, 2nd ed. 2003)
  • Siam in Mind (2002)
  • Reading Thai Murals (2004)

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Martin, Douglas (November 17, 2006). "David K. Wyatt, Authority on Thailand, Is Dead at 69". The New York Times.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. ↑ Aloi, Daniel (November 16, 2006). "David Wyatt, 69, Cornell expert on Thailand and Southeast Asia, dies in Ithaca". Cornell Chronicle.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  3. ↑ "David K. Wyatt Thai Collection". Ohio University.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan